ADVERTISEMENT

Tiwul hingga Gatot, 5 Makanan Tradisional Pengganti Nasi yang Bikin Kenyang

Yenny Mustika Sari - detikFood
Kamis, 18 Jun 2020 08:00 WIB
horok-horok camilan khas Jepara
Foto: Wikha Setiawan/detikcom

4. Horok-horok

Masih dari tanah Jawa, makanan pengganti nasi satu ini berasal dari Jepara. Namanya cukup unik yaitu horok-horok. Makanan tradisional pengganti nasi ini sudah sangat populer sejak masa G30SPKI.

Tidak seperti makanan sebelumnya, horok-horok terbuat dari tepung pati pohon aren. Untuk membuatnya pun tidak begitu mudah karena memakan waktu berjam-jam. Horok-horok ini bentuknya mirip dengan lontong, hanya saja teksturnya lebih kasar.

Horok-horok dibungkus menggunakan daun pisang atau daun jati. Di Jepara, biasanya horok-horok enak dimakan dengan bakso, pecel, gulai, dan lainnya. Rasanya gurih dan teksturnya empuk.

Baca Juga: Empuk Mantap! Horok-horok Makanan Unik Khas Jepara

5. Papeda

Cara Makan PapedaCara Makan Papeda Foto: dok. detikFood

Satu lagi makanan pengganti nasi dari Indonesia yaitu papeda. Berasal jauh dari tanah Papua, papeda terbuat dari sagu yang diseduh. Teksturnya lengket dan untuk menikmatinya harus digulung menggunakan sendok kayu.

Untuk orang Papua, papeda memang disantap sebagai pengganti nasi. Karena rasanya yang hambar, biasanya mereka menyantapnya dengan ikan kuah kuning atau tumisan sayur.

Karena teksturnya yang lengket, biasanya papeda yang telah digulung-gulung tersebut diletakkan di piring yang berisikan ikan kuah kuning. Selain ikan kuah kuning tersebut bisa juga ditambahkan sambal atau tumisan bunga pepaya tergantung selera.

Baca Juga: Digulung Pakai Sendok Kayu, Ini Cara Makan Papeda Khas Papua yang Benar



Simak Video "Makan Nasi Padang Murah Meriah di Dekat Bandara Soetta"
[Gambas:Video 20detik]

(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT