5 Fakta Ssam, Cara 'Membungkus' Daging BBQ Korea dengan Daun Segar

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 11 Jun 2020 12:00 WIB
5 Fakta Seputar Ssam Foto: iStock
Jakarta -

Saat melahap BBQ Korea sering kali daging dibungkus daun selada. Hal ini dikenal sebutan ssam. Yuk, kenali lebih jauh seputar ssam!

Makanan khas Korea sangat beragam, beberapa menunya sudah umum dan banyak digemari di Indonesia. Seperti tteokbokki, kimbab, hingga BBQ khas Korea yang restonya banyak tersebar di sini. BBQ Korea jadi pilihan populer untuk orang Indonesia nikmati saat berkumpul dengan teman atau keluarga.

Tak hanya soal dagingnya saja, BBQ Korea punya banyak hal yang menarik untuk dibahas. Seperti bumbu pelengkap untuk makan dagingnya, makanan pelengkap untuk menikmati BBQ, hingga cara makan yang disebut dengan 'ssam'.

Ssam tak hanya sekedar membungkus daging dengan selada. Namun ada juga cara memakannya yang benar dan bahan makanan pelengkap untuk menikmati ssam. Tak ketinggalan soal jenis daun segar yang bisa digunakan untuk menikmati ssam.

Dilansir dari Kimchimari (17/10), berikut 5 fakta menarik seputar ssam yang harus diketahui pencinta makanan Korea.

Baca Juga: 5 Fakta Sehat Kimchi, Sayuran Fermentasi dari Korea yang Mendunia

1. Apa itu Ssam?

5 Fakta Seputar 'Ssam'5 Fakta Seputar 'Ssam' Foto: iStock

Ssam merupakan istilah dari bahasa Korea yang artinya 'membungkus'. Biasanya untuk membungkus makanan, ssam menggunakan beberapa daun segar. Seperti selada, perilla, daun mustard, dan lainnya.

Tak hanya untuk membungkus daging BBQ saja, ssam juga bisa untuk membungkus makanan lainnya. Seperti ikan, nasi, bahkan sayuran yaitu kimchi. Ssam diangap cara makan yang sehat karena membungkus aneka makanan dengan daun segar.

Daun-daun segar tersebut pastinya mengandung banyak nutrisi baik di dalamnya. Salah satunya serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Jadi tak heran kalau orang Korea banyak yang tampil bugar walaupun makan dalam jumlah banyak, karena mereka gunakan sayuran segar setiap kali menyantap makanan.

2. Cara Menikmati 'Ssam'

5 Fakta Seputar 'Ssam'5 Fakta Seputar 'Ssam' Foto: iStock

Ssam biasanya dipakai untuk membungkus daging BBQ Korea. Jenis daun yang umum dipakai adalah selada lalu diisi dengan daging BBQ (daging babi atau sapi), bawang putih, dan saus khas Korea. Setelah itu barulah ssam dinikmati, untuk orang Korea hal tersebut sangatlah biasa dilakukan.

Tak hanya membungkus BBQ khas Korea saja, ssam juga bisa digunakan dalam makanan sehari-hari. Seperti ketika menyantap nasi dengan beragam lauk dan banchan. Tinggal membungkus nasi, lauk, dan banchan menggunakan daun selada barulah setelah itu dinikmati.

Ssam juga ternyata ditemukan pada variasi kimchi. Kimchi yang merupakan sayuran segar difermentasi dengan campuran gochujjang, gochugaru, dan garam tersebut juga punya varian yang dibungkus. Dinamakan bossam kimchi, dulunya variasi kimchi ini dibuat untuk keluarga kerajaan Korea selama dinasti Goryeo.

3. Daun Selada

Selada merupakan sayuran hijau yang banyak tumbuh di daerah beriklim sedang maupun tropis. Biasanya selada digunakan untuk salad, di Indonesia biasa disantap sebagai lalapan bersama sambal. Daun hijau ini juga banyak digunakan di Korea sebagai 'ssam' untuk membungkus beragam makanan khas-nya.

5 Fakta Seputar 'Ssam'5 Fakta Seputar 'Ssam' Foto: iStock

Selada yang kerap dijadikan untuk ssam adalah jenis bokor. Selada ini pasti akan mudah ditemui di beberapa restoran dan disajikan dalam kondisi segar. Selain bokor ada juga jenis selada iceberg yang rupanya mirip dengan kubis. Selada jenis ini punya tekstur daun yang lebih lembut dan teksturnya renyah.

Orang Korea juga banyak yang menggunakan jenis selada merah. Seperti namanya, daun selada ini berwarna merah cenderung cokelat di bagian atasnya. Untuk rasa dan tekstur tak jauh berbeda dari selada lainnya.

Baca Juga: Gochujang hingga Chunjang, 5 Bumbu Wajib Masakan Korea

4. Daun Perilla

5 Fakta Seputar 'Ssam'5 Fakta Seputar 'Ssam' Foto: iStock

Selain selada, masih banyak lagi jenis daun yang dapat dijadikan untuk menikmati ssam. Salah satunya perilla yang biasa digunakan untuk ramuan obat. Namun karena aromanya yang wangi, perilla juga bisa digunakan untuk campuran penyedap masakan.

Perilla juga kerap disebut dengan 'basil dari Tiongkok' karena aromanya yang wangi. Tak kalah sehat dari selada, perilla juga mengandung banyak nutrisi baik. Setidaknya dalam 100 gram daun perilla terdapat 37 kalori, 1 gram lemak, 7 gram karbohidrat, 7 gram serat, vitamin C, dan kalsium.

Daun wangi satu ini ternyata bisa dijadikan ssam, bahkan banyak yang menggemarinya. Biasanya ssam jadi pembungkus untuk nasi, daging, dan kimchi. Bisa juga dipadukan dengan daun selada untuk dijadikan ssam.

5. Ssamjang

5 Fakta Seputar 'Ssam'5 Fakta Seputar 'Ssam' Foto: iStock

Tak hanya daun segar saja yang jadi elemen utama dalam 'ssam'. Ssam juga lebih enak jika dapat ditambahkan pelengkap makanan lainnya. Seperti bawang putih mentah, kimchi, banchan, dan saus cocol khas Korea yaitu ssamjang.

Pecinta BBQ khas Korea pastinya sudah tak asing lagi dengan saus cocol satu ini. Ssamjang terbuat dari campuran bumbu gochujang, doenjang, bawang putih, bawang bombai, minyak wijen, daun bawang, dan gula.

Untuk menikmatinya Anda bisa mengambil satu lembar daun selada, daging panggang, nasi, kimchi, dan bawang putih. Lalu bungkus menjadi satu untuk menyantapnya. Saus cocol khas Korea ini tak boleh ketinggalan untuk menikmati ssam karena akan membuat rasanya makin nikmat.

(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com