5 Fakta Eceng Gondok, Dianggap Gulma Tapi Enak Dimakan dan Kaya Nutrisi

Devi Setya - detikFood Selasa, 18 Feb 2020 05:30 WIB
Halaman 2 dari 6
eceng gondok Foto: iStock/istimewa

1. Jenis Tanaman
Masyarakat Indonesia sudah tak asing lagi dengan tanaman eceng gondok. Tumbuhan dengan nama latin saEichhorni crassipes ini termasuk dalam jenis tumbuhan air mengapung.

Selain populer dengan nama eceng gondok, tanaman ini juga punya sebutan unik di berbagai daerah. Di Palembang dikenal dengan sebutan kelipuk, di Lampung disebut Ringgak, di Kalimantan disebut Ilung-ilung sementara di Manado disebut Tumpe.

Jika dirunut sejarahnya, eceng gondok ditemukan pertama kali secara tak sengaja oleh ilmuwan Jerman bernama Carl Fredrich Philipp von Martius pada tahun 1824. Ia menemukan tanaman ini di sungai Amazon Brazil.

Pertumbuhan eceng gondok yang terlampau cepat membuat tanaman ini dianggap gulma yang merusak lingkungan. Tanaman eceng gondok memiliki ciri akar serabut, berdaun tebal dan licin serta memiliki bunga berkelopak tabung dengan warna keunguan.

Baca juga : Pertanian Ramah Lingkungan di Jepang Pakai Bebek Sebagai Pembasmi Hama!

(dvs/odi)