Di Indonesia Digemari, Kangkung Justru Dianggap Gulma di Amerika

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 17 Nov 2019 09:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Sayur kangkung yang umum dinikmati di Indonesia, Thailang hingga Vietnam. Tetapi ternyata dianggap gulma di Amerika. Begini alasannya.
Kangkung merupakan sayuran yang sangat populer di Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia sayur kangkung biasa diolah dengan cara ditumis dengan bumbu yang sederhana, seperti bawang putih, bawang merah, cabai, tomat, dan juga terasi. Tak hanya Indonesia, kangkung juga terkenal di China. Biasanya kangkung dimasak dengan cara ditumis. Resepnya pun hampir sama dengan hidangan kangkung khas Indonesia.


Rasanya lezat dengan tekstur yang renyah membuat sayur kangkung jadi santapan yang nikmat bersama nasi putih hangat. Tekstur renyah kangkung ini berasal dari batangnya yang juga bisa dimakan.

Di Indonesia Digemari, Kangkung Justru Dianggap Gulma di AmerikaFoto: iStock
Di China, kangkung diberi julukan 'sayuran jantung kosong'. Karena konon dulu ada sebuah dongeng pada abad ke-16 tentang seorang menteri yang dipaksa mencungkil jantungnya. Menteri tersebut melakukan hal itu karena isteri sang raja bosan dengan nasehat yang ia berikan. Akhirnya sang menteri meninggal dan dimakamkan. Dan di atas makan menteri ini tumbuhlah sayur kangkung, dari situlah julukan untuk sayur kangkung tersebut bermula.




Kangkung pertama kali muncul di China saat dinasti Ming yaitu pada tahun 1368-1644. Tanaman tersebut dinamakan sebagai kangkung atau kubis rawa, karena dapat tumbuh baik di darat maupun di air. Beberapa petani menanamnya langsung di tanah basah, adapula yang menanamnya secara hidroponik di dalam pipa berisikan air.
Di Indonesia Digemari, Kangkung Justru Dianggap Gulma di AmerikaFoto: iStock
Namun kangkung yang terkenal lezat di Asia ini ternyata dianggap gulma di Amerika. Pada tahun 1973, negara bagian Florida melarang penanaman kangkung, karena dapat tumbuh di kolam yang akhirnya menyumbat saluran air dan menghalangi perahu. Regulator federal di Amerika kemudian mengklasifikasikannya sebagai gulma yang dapat membahayakan.


Bahkan sampai hari ini, beberapa negara di benua Amerika masih melarang penjualan sayuran kangkung ini, namun ada beberapa negara yang diperbolehkan hanya saja harus melewati perizinan terlebih dahulu. Pada tahun 2003, 90% sayuran kangkung yang dijual di Amerika Serikat hanya ditanam di California utara, menurut laporan Universitas Negeri Portland.




Simak Video "Resep Ayam Geprak"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)