Rutin Konsumsi Kol Bisa Kurangi Risiko Kanker, Ini Sebabnya

Devi Setya - detikFood Selasa, 21 Jan 2020 15:15 WIB
Halaman 2 dari 6
Foto: iStock


1. Mengandung zat aktif yang membunuh sel kanker
Kol mengandung sekelompok zat yang merupakan senyawa belerang. Zat aktif ini dipecah dalam tubuh dan membentuk senyawa biologis seperti isotiosianat, indole, nitril dan tiosianat. Senyawa ini diketahui memiliki efek anti kanker.

Menurut penelitian, indole dan isotiosianat telah ditemukan untuk menghentikan perkembangan berbagai jenis sel kanker. Tercatat zat ini bisa mengurangi dan menghentikan perkembangan berbagai kanker seperti kanker kandung kemih, usus besar, payudara, hati, paru-paru dan perut.

Dalam penelitian lain, disebutkan kalau kol juga mengandung sulforaphane, senyawa yang mengandung belerang yang memiliki kemampuan ampuh untuk menghambat enzim berbahaya yang disebut histone deacetylase (HDAC). Enzim ini bertanggung jawab untuk perkembangan sel kanker.

Baca juga : Minumlah Jus Kol Secara Teratur Agar Kulit Mulus dan Cerah

(dvs/odi)