Ada California Croissant Diisi Sushi, Netizen Protes Keras

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 28 Des 2018 16:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Croissant yang diisi dengan sushi memang sempat populer. Namun hal ini justru menimbulkan reaksi kemarahan dari netizen, kenapa ya?

Croissant merupakan pastry asal Prancis yang populer. Adalah Holmes Bakehouse yang terletak di Highland Park California punya keahlian menggabungkan croissant dengan makanan berbeda. Iapun membiat kreasi baru dengan nama "California Croissant". Kreasi ini diunggahnya di Facebook.

Baca juga: Ini Crosushi, Croissant yang Isinya Sushi

Ada California Croissant Diisi Sushi, Netizen Protes KerasFoto: Istimewa

Dalam video terbaru dari Tastemade, toko roti ini menyebut sebagai pionir pembuatan croissant unik ini. Dalam proses pembuatan, pertama-tama pastry chef mempersiapkan lembaran adonan pastry. Kemudian lembaran pastry tersebut di potong segitiga dan ditambahkan dengan olesan wasabi, nori dan irisan salmon, gari dan ditaburi dengan furikake khas Jepang. Adonan digulung dan dipanggang hingga matang.

Cara menikmatinya adalah dengan disiram soy sauce. Video ini kemudian mendapatkan banyak kritik dengan alasan yang berbeda. Salah satu netizen bernama Le Yen Thanh mengatakan,"Kata sushi buat saya prbadi itu "nasi dengan nori" saya tidak melihat adanya nasi di situ."

Pemilik akun Sung Yongfu juga berkata,"Ide yang bagus tapi jangan menyebutnya sushi."

Ada California Croissant Diisi Sushi, Netizen Protes KerasFoto: Istimewa

Bahkan salah satu netizen pun marah, ia mengungkapkan,"Croissant enak, sushi enak, croisushi jadi sesuatu yang sangat dibenci." dan "California, tolong lebih bijaksana seperti negara normal untuk 5 menit saja," tulis salah satu netizen.

Dikutip dalam Nextshark (27/12) ini bukan pertama kalinya bisnis makanan di Amerika dikecam karena membuat menu "fusion". Oleh para netizen dianggap sebagai perampasan budaya. Awal bulan ini, sebuah restoran di Brooklyn juga mendapat reaksi keras karena menyajikan cheeseburger shumai dan French onion soup dumplings.

Baca juga: Netizen Protes pada Sebuah Restoran yang Pasang Simbol Berbau Rasis (lus/odi)