Kemasan Beragam, Stick Keju ini Cocok Jadi Suguhan & Bingkisan

Nada Zeitalini Arani - detikFood
Senin, 09 Mei 2022 09:25 WIB
Instagram @cheesestickbibot
Foto: Instagram @cheesestickbibot
Jakarta -

Lebaran Idul Fitri selalu menjadi momen meriah bagi umat muslim di berbagai negara. Tentunya karena dibalut berbagai tradisi, mulai dari hidangan makanan ketupat, suguhan kue, hingga bagi-bagi uang.

Suguhan bermacam-macam kue di meja tak pernah ketinggalan saat momen lebaran tiba. Mulai dari yang memiliki rasa manis, gurih, dan asin tersedia untuk para tamu yang datang. Salah satu favorit kue kering yang kini diminati adalah stik keju atau cheese stick. Ya, ini merupakan kue berbentuk panjang-panjang seperti lidi agak tebal yang dibuat dengan keju sehingga rasanya pun lezat.

Snack stik keju ini tersedia di berbagai daerah, salah satunya yaitu Bibot Cheese Stick Story milik Yunibar yang tersedia di Jakarta dan Jambi. Stik keju milikinya tersedia dengan berbagai kemasan, ukuran, dan harga. Untuk kamu yang penasaran bisa mengunjungi akun Instagramnya di @cheesestickbibot.

Bisnis kuliner snack ringan milik Yunibar ini terinspirasi dari sang ibu mertua yang hobi memasak dan membuat kue salah satunya stik keju ini. Kemudian mencoba berinovasi dan lahirlah bisnis Bibot Cheese Stick ini.

"Berawal dari hobi ibu mertua yang memang suka dan memiliki keahlian memasak, ia belajar dan mencoba serta modifikasi resep cheese stick yang umum, sehingga memiliki bentuk adonan yang berbeda sekaligus menghasilkan cheese stick yang memiliki rasa dan ciri tersendiri," ungkap Yunibar kepada detikcom.

Bibot Cheese Stick tersedia dengan kemasan mulai dari pouch berukuran small, medium, large. Lalu ada kemasan box dengan ukuran 750ml dan 1500ml. Terakhir ada pula kemasan toples dengan ukuran 600 ml dan 1000 ml. Menariknya bukan? Ya, kamu bisa memilih kemasan besar untuk suguhan di rumah saat momen lebaran ini. Bisa juga membeli kemasan kecil untuk dijadikan hadiah lebaran sanak saudara.

Meski terlihat kecil tapi dari bisnis kuliner snack ringan ini Yunibar bisa menjual 300pcs setiap bulannya dengan omzet sekitar Rp 6 juta per bulan. Namun saat pandemi, bisnis Yunibar ini sempat mengalami penurunan penjualan dan omzet.

"Pembatasan atau larangan orang untuk bekerja di perkantoran baik itu swasta atau instansi pemerintah sangat berdampak pada penjualan kami yang saat ini masih secara offline. Walaupun menerapkan penjualan secara online, pre order dan seasonal momen seperti idul fitri dan natal, pastinya berdampak pada penurunan omzet penjualan," tuturnya.

Selain menjual secara online untuk tetap menghidupkan bisnisnya, Yunibar juga berupaya ikut dalam program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' yang diadakan oleh detikcom bersama Kraft Heinz Food Service. Tujuannya mengikuti kegiatan tersebut adalah mengenalkan produknya kepada khalayak luas. Setelah dikenal banyak orang, diharapkan penjualan produk Bibot Cheese Stick bisa lebih meningkat dan mendapatkan omzet yang lebih besar lagi.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)