Wedang Tahu, Dessert Tradisional Penghangat Badan di Musim Hujan

Jihaan Khoirunnisa - detikFood Selasa, 04 Jan 2022 08:05 WIB
Nikmatnya Seruput Wedang Tahu, Dessert Tradisional Penghangat Badan Foto: Dok. Instagram.com/threesisterskitchen.id
Jakarta -

Tahu pada umumnya diolah dengan cara digoreng atau dijadikan bakso. Namun, pernah kah kamu mencicipi wedang tahu?

Wedang tahu merupakan dessert tradisional khas Tiongkok. Meski namanya tak setenar wedang ronde, namun hidangan ini cukup populer di Jawa Tengah, terutama daerah Semarang. Teksturnya lembut dan kenyal seperti puding tahu yang diberi agar-agar.

Biasanya wedang tahu ditaruh dalam panci besar dan disendoki tipis-tipis. Kemudian ditaruh dalam mangkuk dan disiram kuah jahe. Kuah jahe ini dibuat dari gula merah sehingga menghasilkan cita rasa yang manis dan legit. Namun, ada juga yang memakai gula putih.

Wedang tahu enak disantap selagi hangat. Apalagi jadi camilan saat cuaca dingin atau di musim hujan. Buat kamu yang lagi ngidam menikmati wedang tahu, tapi mager buat keluar rumah? Tenang.. Selain membeli dari penjual yang berkeliling setiap sore, kamu juga bisa membeli racikan minuman hangat yang kaya akan rempah ini lewat online. Seperti di Threesisterskitchen.id.

Ayunda Utomo selaku owner Threesisterskitchen.id mengatakan, wedang tahu awalnya hanya sebatas camilan yang dibuat untuk konsumsi keluarga. Namun, dia coba untuk menjadikannya menu baru. Di luar dugaan, ternyata wedang tahu mendapat respons sangat yang positif dari konsumen. Bahkan, dalam hitungan jam menu wedang tahu sudah sold out, laris diburu para pembeli.

Meski permintaan membludak, namun untuk saat ini Ayunda baru melayani pembelian wedang tahu dengan sistem pre-order atau PO. Menurutnya, hal tersebut untuk mempertahankan kualitas dan cita rasa dari produk yang dijualnya.

Ayunda mengatakan setiap bulan setidaknya ada lebih dari 100 pax wedang tahu yang terjual. Selain wedang tahu, Threesisterskitchen.id juga menyediakan menu lainnya. Seperti mille crepes yang menjadi signature product di awal merintis bisnis kuliner pada 2016 silam. Kemudian, seiring dengan berjalannya waktu, dia pun menambah varian menu baru lain yang tidak kalah menarik. Ada choco pinata, serta pudding bunga telang.

"Dan juga tumpeng mie sebagai alternatif untuk kue ulang tahun yang dihias cantik dengan fresh flower di atas tumpeng mie," katanya kepada detikcom.

Dikatakan Ayunda, usaha Threesisterskitchen.id berdiri karena anggota keluarga yang sebagian besar memiliki hobi memasak. Mulai dari nenek, ayah, ibu, hingga kakak.

"Kami sering membuat makanan aneh-aneh. Tak jarang juga kami membagikan kepada rekan-rekan kami dengan meminta kritik dan saran dari mereka. Mereka sangatlah senang dan tidak berkeberatan untuk mencicipinya," jelasnya.

Selama pandemi, Ayunda melakukan sejumlah langkah untuk tetap mendorong penjualan produk. Salah satunya dengan mengandalkan jasa endorse ke selebgram untuk promosi.

"Kami mengirimkan sample produk ke beberapa selebgram serta melakukan endorse," tuturnya.

Tidak hanya itu saja, Ayunda juga aktif ikut dalam kegiatan program pelatihan bisnis kuliner. Pada tahun 2021 lalu misalnya, dia mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Kraft Heinz Food Service.

"(Acaranya) sangat inspiratif dan membuka wawasan bahwa peluang di bisnis makanan sangatlah besar, meskipun kita memiliki kompetitor di produk yang mirip dengan yang kita miliki. Semoga ke depan, produk-produk threesisterskitchen.id bisa semakin dikenal dalam masyarakat luas," tandasnya.

(akd/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com