Masakan Sunda memang paling terasa nikmat ketika disantap bersama keluarga. Di Bogor ada beberapa warung Sunda yang harganya merakyat, jadi makan bareng keluarga bisa pas!
Banyak keluarga setuju kalau makanan khas Sunda menjadi hidangan favorit saat makan bersama. Tak heran kalau rumah makan khas Sunda menjamur di berbagai daerah.
Salah satu kawasan yang banyak menghadirkan warung makan khas Sunda adalah Bogor, Jawa Barat. Warung makan Sunda di Bogor pasti selalu ramai dikunjungi saat libur akhir pekan panjang seperti ini.
Setidaknya kamu dan keluarga bisa mampir menikmati makan khas Sunda di 5 tempat berikut ini. Mulai dari Rumah Makan Khas Sunda Ibu Ubed hingga Nasi Timbel M11.
Berikut 5 warung Sunda enak harga merakyat di Bogor:
1. Rumah Makan Khas Sunda Ibu Ubed
Melihat namanya saja sudah dapat dipastikan kalau RM Ibu Ubed menawarkan aneka menu masakan khas Sunda. Rumah makan sederhana ini berlokasi di dekat kampus IPB Darmaga Bogor.
Usianya sudah menginjak 32 tahun dan masih menunjukkan eksistensinya. Walau sederhana, cita rasa makanan di sini terkenal juara. Menu andalannya Ayam Bakar Kampung utuh yang bisa dinikmati dengan harga Rp 80.000.
RM Ibu Ubed juga menyajikannya bersama lalapan dan sambal dadak yang cita rasanya pedas segar. Menikmatinya di siang hari bersama keluarga akan terasa sangat nikmat.
2. Warung Jambu Ibu Hj. Nyai
Warung Jambu Ibu Hj. Nyai patut kamu kunjungi jika menyukai masakan rumahan Sunda yang sederhana. Warung makan yang konsepnya prasmanan ini menawarkan sekitar 50 pilihan lauk yang sedap dan harganya terjangkau.
Warung Ibu Hj. Nyai berlokasi di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Bogor. Warung ini juga menjadi favorit Tjahjo Kumolo seorang politikus yang dulu sempat menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Menu yang menjadi favoritnya adalah gulai kikil. Selain itu, ada juga menu ikan, belut, ayam, dan aneka tumisan sayur. Harga menu makanan dari Warung Jambu Ibu Hj. Nyai ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 3.000 saja.
Simak Video "Video: Kepala BGN Setop SPPG di Bogor Buntut Kasus Keracunan Massal MBG"
(yms/adr)