Italian Street Food Rawalumbu: Jajan Pasta Viral di Bekasi Cuma Rp 5 Ribu!

ADVERTISEMENT

Italian Street Food Rawalumbu: Jajan Pasta Viral di Bekasi Cuma Rp 5 Ribu!

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 23 Des 2022 12:00 WIB
4
"Meskipun pasta ini konsepnya kaki lima, tetapi mereka punya rasa dan kualitas yang tak kalah enak. Racikan bumbunya pas dan cocok dengan lidah orang Indonesia." - adr
Italian Street Food Rawalumbu
Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Jakarta -

Siapa bilang makan pasta harus di restoran? Di Bekasi ada penjual pasta kaki lima dengan harga menu Rp 5 ribu saja! Begini keistimewaannya hingga jadi viral.

Selain pizza, pasta adalah makanan khas Italia yang punya banyak penggemar. Olahannya bervariasi seperti spaghetti Bolognese, aglio olio, hingga lasagna.

Makanan khas Italia ini umumnya ditemukan di beberapa rumah makan kasual atau restoran mewah. Pada beberapa restoran, harganya pun terbilang tidak ramah dikantong.

Namun berbeda dengan pasta Italia di tempat ini yang punya konsep makanan Italia kaki lima. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, mulai dari Rp 5 ribuan saja.

Alhasil dengan harga murah itu, banyak pelanggan penasaran ingin mencicipi pasta yang dijual oleh Italian Street Food Rawalumbu tersebut. Penjual pasta kaki lima di Bekasi ini pun jadi viral hingga selalu ramai antrean.

Begini kisah menarik di baliknya:

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat MakanItalian Street Food Rawalumbu
AlamatDepan Sekolah Widya Nusantara Rawalumbu, Jembatan IV, jl. Tri Satya Perum Bumi Bekasi BAru No.47, RT.001/RW.008, Kec, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17116
No Telp-
Jam Operasional09.00 WIB - Habis
Estimasi HargaRp 5.000 - Rp 10.000
Tipe KulinerPasta & Makanan Italia
Fasilitas
  • Kursi untuk menunggu

1. Usaha Mantan Chef Hotel di Jakarta

Italian Street Food RawalumbuSuasana warung pasta gerobakan milik mantan chef hotel ini yang selalu ramau dikunjungi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Meskipun berkonsep kaki lima, namun pemilik warung gerobakan Italian Street Food Rawalumbu merupakan mantan chef hotel. Namanya Saleh yang sudah mulai berjualan sejak 2021.

Sebelum berjualan pasta, Saleh bekerja sebagai Junior Chef di salah satu cabang Hotel 101 di Jakarta. Saat Saleh menjadi chef hotel, ia bisa masak beberapa jenis makanan.

"Iya saya pernah kerja jadi chef junior di hotel. Dulu sih masak apa aja. Masak makanan Indonesia bisa, Jepang bisa, Korea bisa, Italia juga bisa," ujarnya ketika ditemui detikfood (22/12).

Barulah pada tahun 2021, Saleh memutuskan membangun bisnis kuliner makanan Italia. Awalnya ia ingin menjual makanan Korea atau Jepang, namun karena jenis makanan seperti ini sudah banyak ditemui di daerah Rawalumbu, Bekasi, akhirnya Saleh memutuskan untuk menjual makanan Italia saja.

"Awalnya saya sih mau buat makanan Korea atau Jepang, tapi pas survey banyak yang jual. Akhirnya muncul ide untuk jualan makanan Italia," ucap Saleh.

Namun siapa sangka, ide tersebut berhasil sukses. Terlebih setelah tempat ini menjadi viral di media sosial, pengunjung yang datang pun semakin membludak.

Saat detikfood menyambangi Italian Street Food Rawalumbu pada pukul 10.00 WIB, terlihat antrean sudah sangat ramai. Setiap pengunjung yang datang bisa mengambil nomor antrean terlebih dahulu, baru ketika sudah gilirannya bisa langsung memesan.

2. Laku 300-400 Porsi Sehari, Sampai Habiskan 15 Kg Spaghetti

Italian Street Food RawalumbuSpaghetti brulee murah meriah, hanya Rp 10 ribuan saja yang banyak dinikmati oleh para pembeli. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Setiap harinya Italian Street Food Rawalumbu bisa menjual sekitar 300 hingga 400 porsi pasta. Saleh mengungkap, "Kalau per hari ya bisa habis sampai 300 sampai 400 an porsi lah."

Tempat ini menawarkan aneka macam pasta Italia mulai dari spaghetti bolognese, spaghetti carbonara, spaghetti brulee, mac and cheese, lasagna, macaroni schotel, dan masih banyak olahan pasta lainnya.

Kepada detikfood, Saleh mengungkap jika menu favorit banyak orang ialah spaghetti bolognese dan spaghetti brulee. Selain saus berbeda, pelanggan juga dibebaskan memilih jenis pasta yang diinginkan. Pilihannya mulai dari spaghetti, makaroni, dan fusilli. Namun yang paling disukai banyak orang tetap pasta jenis spaghetti.

Saking lakunya, sehari pak Saleh bisa menghabiskan sampai 15 kilogram spaghetti. Sementara untuk pasta jenis lain hanya 1 kilogram saja per harinya.

"Yang paling laku sih spaghetti ya, spaghetti bolognese atau spaghetti brulee juga disukai. Kalau rame spaghetti bisa habis sampai 15 kg. Untuk makaroni dan fusili biasanya cuma 1 kg," ucapnya.



Simak Video "Menjajal Indomie Goreng Viral di Muara Karang"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT