Dingin Segar Gelato

Mencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap Hari

Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 21 Mei 2022 16:02 WIB
Mencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap Hari
Foto: detikFood
Jakarta -

Argentina punya budaya kuliner yang hampir mirip dengan Italia. Karenanya mereka juga punya gelato yang tak kalah enak dan variasi rasanya juga beragam.

Meski berasal dari Italia, sejak berabad-abad lalu, gelato dikenal luas di berbagai negara Eropa. Mulai dari Prancis sampai Argentina. Ada alasan tersendiri mengapa Argentina memiliki budaya makan gelato yang sama dengan orang Italia.

Hal ini dikarenakan, banyak orang Italia yang pindah atau menjadi imigran di Argentina. Sehingga budaya kuliner dari Italia, mereka bawa dan sudah melekat di negara Argentina.

Bagi yang penasaran dengan aneka pilihan gelato khas Argentina, bisa dinikmati di Sudestada Heladeria, yang terletak di dalam restoran khas Argentina, Sudestada di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Setiap harinya, ada 24 varian gelato dengan bahan premium dan berkualitas yang dibuat langsung oleh Chef Victor Tamborda, selaku Executive Chef Sudestada Jakarta.

Mulai dari gelato rasa dulce de leche hingga cherry yogurt tersedia di Sudestada Heladeria.

Baca Juga: Kini Menikmati Daging Panggang Argentina Bisa di Ruang Privat Restoran Ini" selengkapnya


1. Gelato di Sudestada Heladeria

Mencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap HariMencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap Hari Foto: detikFood

Ditemui detikFood di Sudestada, Chef Victor Tamborda menjelaskan menu apa saja yang ada di Sudestada Heledaria. Setiap harinya ia menyajikan sekitar 24 varian rasa gelato yang dibuat segar tanpa pengawet, serta menggunakan bahan berkualitas.

"Di Argentina, Heladaria sebutan untuk tempat makan es krim. Jadi Sudestada Heladaria, artinya tempat makan es krim di restoran Sudestada. Es krim itu hanya sebutan saja, tapi di Argentina sendiri orang-orang lebih suka makan gelato. Karena banyak sekali orang Italia yang pindah dan bermukim di Argentina. Jadi jika kita ke Argentina, kita akan melihat banyak tempat makan gelato yang dimiliki oleh orang Italia," ungkap Chef Victor.

Dari segi bahan, gelato Argentina dan Italia memang sama. Penggunaan krim yang sedikit, serta komposisi susu yang lebih tinggi dan tambahan gula tetap menjadi kunci di Sudestada Heledaria. Di sini semua gelato dibuat menggunakan mesin es krim, yang proses pembuatannya kurang dari 30 menit saja.

2. Gelato Paling Populer di Argentina

Mencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap HariMencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap Hari Foto: detikFood

Jika orang Italia suka rasa gelato yang creamy seperti pistachio, cioccolato (cokelat), fior di latte (susu) hingga tiramisu. Kalau di Argentina, masyarakatnya sudah familiar dengan rasa gelato yang lebih manis seperti Dulce De Leche.

"Kalau di Amerika, orang-orang akrab dengan rasa peanut and butter atau selai kacang. Nah, kalau di Argentina, selai favorit kita itu Dulce De Leche. Ini merupakan paduan antara susu dan karamel. Rasanya manis. Ada orang yang bilang ini terlalu manis, padahal kandungan gulanya mirip dengan selai lainnya," ungkap Chef Victor, yang menunjukkan langsung cara pembuatan gelato Dulce de Leche khas Sudestada Heladeria.

"Dulce De Leche ini tak hanya dijadikan varian rasa gelato di Argentina ya. Tapi juga kita tambahkan jadi topping kue, selai roti, dan makanan manis lainnya," sambungnya.

Rasa gelato Dulce de Leche di Sudestada Heladeria sendiri manis legit dan creamy. Paduan karamel dan susunya terasa di setiap suapan. Serta tekstur crunchy dari topping brownies homemade yang digunakan juga menambah ciri khas gelato ini.

3. Ciri Khas Gelato Argentina

Mencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap HariMencicipi 24 Varian Gelato khas Argentina yang Dibuat Segar Setiap Hari Foto: detikFood

"Selain dari rasa. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mendasar ya antara gelato Italia dan Argentina. Tapi yang membedakan gelato dengan es krim selain dari kandungan lemaknya, juga penggunaan topping. Atau familiar dengan nama 'seed'.

Seed di sini bukan hanya untuk menggunakan topping dari biji-bijian saja. Seperti di varian gelato Dulce de Leche contohnya, Chef Victor menggunakan potongan brownies buatannya untuk menambah tekstur crunchy di setiap suapan gelato.

"Kalau es krim kebanyakan toppingnya di letakkan di atasnya. Tapi kalau gelato, kita selalu campur dengan 'seed' entah itu biji-bijian seperti pistachio, buah hingga cokelat, jadi toppingnya itu menyatu di setiap suapan," ungkap Chef Victor.



Simak Video "Mengintip Kecanggihan Dapur Gelato Modern"
[Gambas:Video 20detik]