Review Battle

Adu Rasa 3 Soto Mie Bogor, Mana yang Paling Enak?

Riska Fitria - detikFood Jumat, 11 Sep 2020 17:00 WIB
Review battle soto mie Foto: detikFood/Riska Fitria
Jakarta -

Gurih segar soto mie selalu menarik selera. Isiannya daging, tomat dan mie yang rasanya gurih sedap. Ada 3 soto mie Bogor yang populer, mana yang paling enak.

Soto mie merupakan kuliner khas Bogor. Sajiannya berupa potongan daging kadang ditambah kikil, mie kuning, bihun, risol, kol, tomat dan air jeruk limau atau jeruk nipis. Rasanya guri hsegar dan mengenyangkan. Meskipun berasal dari Bogor tetapi kuliner yang satu ini mudah ditemui di Jakarta.

Bahkan beberapa warung soto mie di Jakarta ini terkenal dan diminati banyak orang. Ada Soto Mie Theresia yang berada di kawasan Menteng, ada Soto Mie Sarodja di bilangan Bendungan Hilir dan juga Soto Mie Suwiryo di kawasan Menteng.

Review battle soto mieEsther dan Razi sebagai partisipan Foto: detikFood/Riska Fitria

Baca Juga : Sluurp! Enaknya Buka Puasa dengan Soto Mie Berkuah Gurih Plus Risol Renyah

Bagi pencinta soto mie pasti sudah tak asing lagi dengan ketiga warung tersebut. Oleh karena itu detikFood mencoba untuk menemukan soto mie mana yang paling enak dari ketiga tempat itu. Kami mengajak dua orang sebagai partisipan untuk mencicipi soto mienya, yaitu Esther dan Razi.

Ketiga soto mie itu kami pesan melalui ojek online. Masing-masing pengemasan soto mienya dipisah antara isian dan kuahnya. Kami menyajikan ketiga soto mie itu di mangkuk dengan memberikan label huruf, agar partisipan menilai rasa tanpa melihat merek.

Pertama ada Soto Mie Theresia (Rp 21.500) yang kami beri label A. Soto Mie Theresia ini diisi dengan mie kuning, bihun, tomat, emping, daging, risol dan disediakan pula jeruk nipis juga sambal. Dilihat dari tampilan kuahnya, Esther menilai tampilan kuahnya yang sangat medok karena berwarna cokelat kemerahan. Kedua partisipan pun mulai mencicipi rasanya.

Review battle soto mieReview battle soto mie. Soto Mie Theresia Foto: detikFood/Riska Fitria

"Tadi jeruknya itu kurang ada airnya, jadi kuahnya gak kerasa asem jeruk nipis. Terus tekstur dagingnya gak terlalu keras buat dimakan. Lemaknya gak ada jadi pure daging gitu," ujar Esther

Kemudian, Esther menyebut bahwa rasa kuahnya tidak semedok seperti tampilannya. Mungkin itu karena air jeruk nipisnya yang sedikit saat diperas. Hal yang sama pun dirasakan oleh Razi yang menyebut bahwa kuahnya cenderung asin saja. Sementara untuk sambalnya, kedua partisipan sepakat rasanya tidak terlalu pedas.

Selanjutnya mereka mencicipi Soto Mie Sarodja (Rp 35.000) yang kami beri label B. Isian Soto Mie Sarodja ini terbilang melimpah ruah, diisi dengan mie kuning, bihun, daging, risol, kentang, tomat, emping dan disediakan pula jeruk limau dan sambal.

"Nah, kalau yang kedua isiannya lebih banyak, dagingnya melimpah banget. Mienya juga. Tekstur dagingnya gampang dipotong pakai sendok," tutur penilaian Esther.

Razi juga menilai bahwa dagingnya lebih lembut dan empuk. Untuk kuahnya, Esther menilai bahwa rasanya lebih terasa, meskipun dari tampilannya kuahnya hanya berwarna coklat keputihan. Porsinya yang banyak ini, Razi mengatakan bahwa bisa dimakan untuk tiga orang. Untuk sambalnya kedua partisipan menilai tidak terlalu pedas.

Review battle soto mieReview battle soto mie. Soto Mie Sarodja Foto: detikFood/Riska Fitria

"Kuahnya ini kayak terasa kaldu dari dagingnya. Kalau mienya kenyal lembut. Dan tadi risolnya itu isinya gak cuma bihun aja, gue tadi ngerasa kayak ada wortelnya juga," tutur Razi.

Terakhir ada Soto Mie Suwiryo (Rp 30.000) yang kami beri label C. Sekilas, Esther dan Razi menilai bahwa tampilannya hampir sama seperti soto mie kebanyakan. Diisi dengan daging, mie kuning, bihun, kol emping, tomat dna disediakan jeruk limau dan sambal.

"Untuk kuahnya ini kayak ada bercak minyaknya gitu. Pas dicicip aftertastenya kayak beda gitu dari dua soto mie sebelumnya. Jeruk limonya berasa banget dikuah," ujar Esther.

Esther dan Razi menilai bahwa tekstur dagingnya yang keras. Bahkan saat digigit terasa alot dan butuh beberapa kali kunyahan untuk memakannya. Untuk risolnya, Razi menilai bahwa lebih tebal adonannya dibandingkan isian bihunnya. Namun, Razi menyukai risol seperti ini.

"Dagingnya kayak banyak lemaknya, jadi susah digigit harus berkali-kali gigitnya. Mungkin ini kurang lama kali ya direbusnya jadi kaya keras aja gitu, juga ada gerinjil-gerinjil lemak yang buat gue susah digigit," tutur Razi.

Review battle soto mieReview battle soto mie. Soto Mie Suwiryo Foto: detikFood/Riska Fitria

Sementara untuk sambalnya, Esther dan Razi menilai sangat pedas. Racikan sambal ini cocok buat pencinta pedas. Keduanya kompak memilih soto mie berlabel B atau Soto Mie Sarodja yang paling sesuai dengan seleranya.

"Lebih suka yang B karena dagingnya enak, melimpah, sambalnya gak terlalu pedas itu selera gue banget," ujar Esther.

"Gue juga yang B karena pertama mienya kayaknya dia bikin sendiri deh, kaya lebih enak aja gitu, dagingnya sih yang lembut banget," ujar Razi.

Meski begitu, masing-masing soto mie tadi memiliki keunggulan masing-masing. Seperti yang disebutkan oleh mereka yang mencicipi ketiga soto mie. Keunggulan soto mie berlabel A (Theresia) ada pada tampilan kuahnya yang medok dan menggugah selera.

Kemudian soto mie berlabel B (Sarodja) keunggulannya ada pada dagingnya yang melimpah dan teksturnya yang lembut. Dan soto mie berlabel C ada pada risolnya yang lebih tebal dan sambalnya yang pedas. Soal rasa tergantung dengan selera masing-masing.

Soto Mie Theresia
Jl. Gereja Theresia No.43
Gondangdia Menteng
Telepon : 0813-1844-370

Soto Mie Sarodja
Jl. D. Tondano No.27, RT.20/RW.4
Bendungan Hilir
Telepon : 0857-1436-5823

Soto Mie Suwiryo
Jl. Suwiryo No.48, RT.4/RW.1
Menteng
Telepon : 0858-9313-8673

Baca Juga : Ini Dia 5 Soto Mie Paling Maknyuss yang Bisa Jadi Pilihan Makan Siang



Simak Video "Adu Paling Enak Antara 3 Soto Mie Bogor Kawasan Jakarta Pusat"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)