Paris di Jakarta: Puas Makan Ayam Afrika dengan Cocolan Saus Hijau yang Creamy

Yenny Mustika Sari - detikFood Rabu, 19 Agu 2020 17:19 WIB
Paris di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari
Jakarta -

Ayam Afrika sangat populer di Paris, Prancis. Dengan cocolan saus hijau yang creamy, ayam ini berhasil bikin banyak orang Indonesia ketagihan!

Ayam panggang utuh atau potongan umumnya dioles bumbu minimalis dan dipanggang kering. Karena itu ayam panggang biasa disajikan dengan brown sauce atau saus BBQ yang tajam aroma dan rasanya. Namun, berbeda dengan ayam panggang Afrika.

Ayam Afrika merupakan olahan daging ayam berbumbu rempah yang dipanggang dengan oven bersuhu rendah kurang lebih selama 2,5 jam. Proses masaknya yang lama membuat cita rasa ayam Afrika sangat nikmat. Bahkan rasa gurih bumbunya sampai meresap ke dalam daging ayam.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Ayam Afrika sangat populer di Paris, Prancis. Dijajakan restoran Malibu yang beralamat di 44 Rue Tiquetonne, kawasan Montorgeuil. Mereka menamai menunya African Braised Chicken dengan keterangan halal. "Disajikan dengan saus spesial yang membuatnya terkenal sampai Asia," tulis pihak restoran.

Memakai ayam berukuran besar yang diolesi rempah Eropa. Seperti thyme, basil, oregano dan bawang putih. Bumbu ini membuat aroma ayam sangat harum segar ketika matang. Meskipun membuat tampilan ayam sedikit 'kotor'.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Menu ini disukai orang Indonesia karena cita rasanya tak asing, apalagi ayam Afrika enak disandingkan dengan nasi putih hangat. Walau begitu, aslinya ayam Afrika dimakan dengan potongan pisang goreng gurih yang merupakan ciri khasnya.

Baca Juga: Maya Canteen : Legitnya Sarimuka dan Amparan Tatak Khas Banjarmasin

Ayam Afrika juga disajikan dengan beberapa jenis saus. Salah satunya saus hijau atau saus verte yang rasanya segar. Ayam ini tak ubahnya Peruvian chicken yang populer dari Peru, Amerika Selatan.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Penasaran mencicip? Tak perlu jauh-jauh ke Paris atau Peru untuk menikmati sedapnya Ayam Afrika. Lewat Paris di Jakarta, kamu bisa menikmati sedapnya ayam Afrika dengan cocolan saus hijau yang segar. Ada juga tambahan saus lainnya yang tak kalah enak.

detikFood memesannya dari akun Instagram @parisdijakarta. Mereka memiliki beberapa paket menu, mulai dari Pasutri, Family, hingga paket Puassss. Kami memesan paket Family (Rp 135.000) yang terdiri dari 2 paha utuh dan 3 paha atas. Dilengkapi juga dengan saus hijau (verte), saus putih (blanche), dan saus sambal.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Tapi paket tersebut tidak menyediakan pisang gurih yang menjadi ciri khas dari Ayam Afrika. Akhirnya kami memesan tambahan pisang gurih yang dibanderol Rp 20.000 per kotak.

Proses pemesanannya pun sangat mudah, kamu bisa langsung mengirim pesan via WhatsApp atau melalui Tokopedia. Pengantaran ayam afrika ini menggunakan kurir ojek online yang langsung mereka pesankan, jadi tak perlu repot memesan sendiri. Waktunya juga bisa disesuaikan dengan pemesan.

Saat pesanan Ayam Afrika ini sampai, pengemasannya cukup baik. Dengan wadah foodgrade berukuran besar untuk ayam, lalu 3 sausnya dikemas dalam plastik sachet, dan pisang gurihnya dikemas terpisah dalam kotak kecil.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Sebelum mencicipinya, kami menghangatkan ayam afrika ini terlebih dahulu. Sesuai instruksi yang diberikan, dalam microwave selama 2-3 menit. Nah, kalau memanaskannya pakai wajan anti lengket selama 5-7 menit tanpa minyak.

Hmmm... Ayam Afrika menebarkan aroma rempah dan panggangan yang semerbak. Aroma oregano, thyme dan basil tercium harum. Potongan ayamnya juga besar-besar dan seksi, apalagi menggunakan potongan paha yang terlihat sangat juicy.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Benar saja, ketika kami membelah bagian pahanya, daging ayam mudah terlepas. Menandakan kalau daging ayam sangat empuk dan juicy. Hal ini tak mengherankan karena ayam melalui proses pemanggangan berjam-jam.

Suapan pertama Ayam Afrika ini membuat kami jatuh cinta. Rasa gurihnya meresap sampai bagian dalam daging. Aroma rempahnya sangat harum. Kami pun mencobanya dengan cocolan saus hijau (verte) dan rasanya langsung 'meledak' di mulut.

Saus hijau membuat daging ayam tersebut jadi terasa asam segar. Karena saus verte terbuat dari campuran mayonaise, cincangan daun bayam, peterseli, jus lemon, garam, merica, dan lainnya.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Selanjutnya kami mencocol ayam ke saus putih (blanche) atau white sauce. Rasanya creamy dan gurih seperti white sauce. Tak ketinggalan kami juga mencicipinya dengan saus sambal. Sambalnya mirip sambal bajak. Rasanya mirip dengan sambal bawang namun tak terlalu pedas dengan tekstur kental.

Orang Indonesia dijamin suka dengan varian saus satu ini. Apalagi ketika dinikmati dengan nasi putih hangat. Rasanya jadi mirip ayam bakar Indonesia pada umumnya dengan aksen rempah bule yang wangi.

Paris di Jakarta: Ayam AfrikaParis di Jakarta: Ayam Afrika Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Sementara pisang gorengnya agak manis. Pisang ini goreng ini umum jadi pelengkap makanan Afrika. Tekstur pisangnya juga tidak lembek, ketika dimakan bersama Ayam Afrika yang gurih juga tetap enak.

Kalau kamu penasaran sama Ayam Afrika ini? Bisa langsung pesan di Instagram @parisdijakarta, atau bisa langsung WhatsApp di nomor 081317750511. Foodies jangan sampai kelewatan!

Paris di Jakarta
IG: @parisdijakarta
WhatsApp: 081317750511
Tokopedia: Paris di Jakarta
Pengiriman via Ojek Online

Baca Juga: Ayam Cipo: Mantap Banget! Makan Ayam Goreng Serundeng Pakai Lalapan Sebaskom



Simak Video "Gurih Lezat Nasi Ayam dan Kambing Khas Afrika "
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)