HUT ke-16 ICA Bakar 1600 Tusuk Sate dari 16 Propinsi

ADVERTISEMENT

HUT ke-16 ICA Bakar 1600 Tusuk Sate dari 16 Propinsi

Odilia WS - detikFood
Rabu, 25 Jan 2023 20:00 WIB
Bakar 1600 Tusuk Sate di HUT ke-16 ICA
Foto: Detikfood
Jakarta -

Peringati HUT ke-16 Indonesia Chef Association (ICA) menggelar acara khas Indonesia. Para chef membakar 1600 tusuk sate dari 16 propinsi dan disajikan hangat.

ICA yang didirikan di Bandung 25 Januari 16 tahun lalu kini memiliki lebih dari 5.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Hari ini (25/1) hari jadi IC dirayakan di Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong, Tangerang Selatan oleh ICA Tangsel.

Peringatan dibuka dengan upacara yang sederhana di Lobby D Gedung PK Ojong UMN dihadiri oleh para anggota ICA dan mahasiswa dan dosen UMN. Kemudian dilanjutkan dengan membakar 1600 tusuk sate yang sudah dibumbui dengan 16 bumbu nusantara.

Aroma harum beragam sate yang dibakar langsung oleh para chef anggota ICA mengepul di udara. Ada sate maranggi, sate lilit, sate rembiga, sate Padang, sate ambal, sate klopo, sate Gombong dan lain-lain.

Bakar 1600 Tusuk Sate di HUT ke-16 ICAChef Sisca, chef Yongki, chef Wira ikut memeriahkan HUT ke-16 ICA Foto: Detikfood

Pengunjung dan tamu undanganpun merapat langsung ke arena pembakaran sate untuk mencicipi beragam sate yang disajikan hangat mengepul. Nyaris tak ada sate nusantara yang tak enak.

'Sate dipilih karena merupakan makanan khas Indonesia yang jadi favorit ketiga. Tujuannya agar sate nusantara lebih dikenal. Sengaja dipilih sate yang populer. Meskipun bumbunya berbeda tetapi rasanya disukai banyak orang,' ungkap chef Yongki Gunawan, anggota dan tokoh ICA.

Bakar 1600 Tusuk Sate di HUT ke-16 ICASate rembiga yang sudah dimarinasi dengan bumbu siap dibakar. Foto: Detikfood

'Kami nggak main-main karena semua disiapkan para chef selebriti. Semua sate dimarinasi dan dibumbui dengan benar, atau di 'aging' agar rasa bumbunya meresap,' tambah chef Yongki sambil sibuk membakar sate Padang.

Tidak hanya di Tangerang Selatan tetapi setiap ICA BPD di tiap daerah juga mengadakan acara peringatan HUT ICA ke-16. Sementara keterlibatan chef-chef muda juga mulai terlihat.

'Kalau dulu chef selalu kebarat-baratan saat menyusun menu kini sudah berubah. Kini chef sudah benar-benar Indonesia sudah mulai mempelajari masakan tradisional Indonesia. Mereka kita dorong untuk mencintai makanan Indonesia dulu,' tambah chef Yongki untuk anggota muda ICA.

Bakar 1600 Tusuk Sate di HUT ke-16 ICAChef Aaron ikut membakar sate di HUT ke-16 ICA. Foto: Detikfood

Sementara Presiden ICA, Susanto dari ICA BPD Jawa Barat yang turut hadir juga membeberkan tentang ICA dan rencana kegiatannya.

'ICA sekarang ada di 24 propinsi dan 18 negara dengan anggota lebih dari 5.000 orang. Yang bisa bergabung dalam ICA, praktisi dan pencinta kuliner, bukan hanya chef profesional,' tutur Susanto yang juga pengusaha katering.

Program ICA tahun ini mencanangkan makanan Indonesia harus mendunia. Anggota ICA tahun ini akah dikirim ke ajang kompetisi kuliner di Malaysia. Sementara tiap ICA daerah juga aktif berkompetisi secara mandiri di berbagai negara.

Acara peringatan HUT ke-16 ICA juga dimeriahkan dengan talkshow tentang sejarah sate di Indonesia yang dibawakan oleh Wira Hardiyansyah, seorang chef traveller dan sejarawan kuliner. Sementara chef Yongki Gunawan, baker senior berbagi cerita soal sejarah kue spikoe dan lapis legit di Indonesia.

Bincang kuliner yang menarik ini dilanjutkan dengan acara potong kue dan 16 tumpeng yang disiapkan oleh para chef ICA. Sejumlah produsen F&B juga ikut serta memberi dukungan acara ulang tahun ICA ini. Selamat ulang tahun ke-16 ICA!



Simak Video "Mencicipi Brownies FUDGYBRO dengan Cokelat Lumer"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT