×
Ad

Ngopi Yuk!

Kopi Bisa Bikin Performa di Ranjang Makin Oke? Ini 4 Manfaatnya

Riska Fitria - detikFood
Minggu, 16 Agu 2026 07:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/AnuwatTess
Jakarta -

Selain bikin melek, kafein pada kopi punya sejumlah manfaat untuk fungsi seksual, mulai dari stamina hingga testosteron. Ini daftarnya.

Minum kopi tak cuma jadi andalan untuk mengusir kantuk. Minuman berkafein ini juga disebut punya sejumlah manfaat yang berkaitan dengan fungsi seksual.

Beberapa penelitian menemukan kafein berpotensi memengaruhi aliran darah, testosteron, stamina, hingga kecemasan seksual.

Namun, efeknya masih berbeda-beda pada tiap orang. Lantas, benarkah minum secangkir kopi bisa memberi efek positif untuk kehidupan seksual?

Dikutip dari Verry Well (6/5/26) berikut penjelasannya.

1. Bantu atasi disfungsi ereksi

Kopi dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi. Foto: Getty Images/iStockphoto/AnuwatTess


Kopi dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi (DE), meski bukti ilmiahnya masih beragam. Kandungan kafein dipercaya memberi efek relaksasi pada otot polos tubuh.

Efek ini diduga membuat pembuluh darah di penis lebih rileks. Aliran darah pun bisa meningkat sehingga fungsi ereksi terbantu.

Studi tahun 2015 menunjukkan konsumsi 85-170 mg kafein per hari berkaitan dengan risiko DE 42% lebih rendah. Hasil ini memberi indikasi manfaat potensial kopi.

Namun, penelitian tahun 2017 pada pria usia 40-75 tahun tidak menemukan hubungan tersebut. Artinya, efek kopi terhadap DE masih perlu diteliti lebih lanjut.

2. Kopi bisa tingkatkan testosteron

Sejumlah penelitian menunjukkan kafein dalam dosis rendah berpotensi meningkatkan kadar testosteron. Hormon ini berperan dalam gairah seksual serta kemampuan mencapai dan mempertahankan ereksi.

Studi 2024 pada atlet menemukan konsumsi kafein sebelum olahraga dapat meningkatkan testosteron sementara setelah latihan. Efek ini dibandingkan dengan atlet yang tidak mengonsumsi kafein.

Di luar aktivitas olahraga, manfaat kafein masih belum jelas. Konsumsi kurang dari 400 mg per hari mungkin sedikit meningkatkan testosteron, sedangkan dosis lebih tinggi bisa menurunkannya.

Meski begitu, efek kafein terhadap testosteron cenderung kecil dan hanya sementara. Manfaatnya kemungkinan lebih terasa jika kafein dikombinasikan dengan aktivitas olahraga.




(raf/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork