Ternyata di balik rasa pahitnya, konsumsi kopi juga bisa berkhasiat untuk pria dewasa. Begini penjelasan ahli.
Minum secangkir kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Selain mengusir kantuk, minuman ini juga sering dikaitkan dengan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.
Kopi disebut-sebut dapat membantu menjaga fungsi seksual pria. Kandungan kafein di dalamnya diduga memiliki pengaruh terhadap aliran darah yang berperan penting saat ereksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terdengar menjanjikan, anggapan tersebut belum tentu sepenuhnya benar. Sejumlah penelitian telah mengulas hubungan antara konsumsi kafein dan disfungsi ereksi, tetapi hasilnya masih perlu dicermati lebih lanjut.
Dilansir dari Verywell Health, (6/5/5026), berikut 5 khasiat kopi untuk pria dewasa:
Konsumsi kopi dapat memperlancar aliran darah menuju penis ketika ereksi. Foto: Getty Images/grandriver |
1. Kafein Melancarkan Aliran Darah
Beberapa studi menunjukkan kafein dapat membantu melemaskan otot polos pada pembuluh darah. Efek ini berpotensi meningkatkan aliran darah ke penis.
Aliran darah yang baik menjadi faktor penting dalam proses ereksi. Karena itu, muncul dugaan kopi bisa membantu sebagian pria dengan gangguan ereksi ringan.
Walaupun beberapa penemuan membuktikan hal tersebut, manfaatnya belum bisa dipastikan berlaku untuk semua orang. Respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda pada tiap individu.
2. Pengaruh Kopi pada Testosteron
Kafein juga sempat dikaitkan dengan peningkatan hormon testosteron. Namun efeknya dinilai kecil dan tidak selalu terjadi.
Beberapa ahli menyebut peningkatan lebih mungkin muncul saat kafein dikombinasikan dengan olahraga. Aktivitas fisik tetap menjadi faktor utama yang mendukung kesehatan seksual.
Artinya, minum kopi saja bukan cara untuk meningkatkan testosteron. Pola hidup sehat tetap memiliki peran yang lebih besar.
3. Menambah Energi dan Stamina
Kafein bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Efeknya membuat tubuh terasa lebih bertenaga dan fokus.
Peningkatan energi tersebut bisa membantu stamina saat beraktivitas. Sebagian orang mungkin merasakan manfaat serupa dalam aktivitas seksual.
Efek kafein biasanya mulai terasa sekitar 45 menit setelah dikonsumsi. Namun durasi dan intensitasnya dipengaruhi kondisi tubuh masing-masing.
Beberapa penelitian bahkan berusaha membuktikan kaitan konsumsi kopi dengan disfungsi ereksi. Foto: Getty Images/iStockphoto/MarioGuti |
4. Hasil Penelitian
Temuan ilmiah mengenai minum kopi dan disfungsi ereksi masih beragam. Ada penelitian yang menemukan hubungan, tetapi ada pula yang tidak.
Meta-analisis terbaru pada 2024 bahkan menyimpulkan belum ada hubungan signifikan antara konsumsi kafein dan risiko disfungsi ereksi. Bukti yang tersedia masih terbatas.
Karena itu, kopi belum dapat dianggap sebagai terapi untuk mengatasi disfungsi ereksi. Penelitian dengan skala lebih besar masih diperlukan.
5. Perhatikan Konsumsi Kafein
Mengonsumsi kafein secara berlebihan dapat memicu efek samping. Misalnya tekanan darah meningkat, cemas, hingga sulit tidur.
Para ahli kesehatan setuju asupan kafein umumnya disarankan tidak melebihi 400 miligram per hari bagi orang dewasa sehat. Jumlah ini setara sekitar empat cangkir kopi seduh.
Jika mengalami disfungsi ereksi yang menetap, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan masalah kesehatan lain yang perlu ditangani.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN