×
Ad

Metabolisme Mulai Melambat di Usia 30, Ini 7 Pola Makan yang Harus Diubah

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 30 Jun 2026 06:00 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Memasuki usia 30 tahun, pola makan perlu disesuaikan. Perubahan sederhana saja dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko penyakit kronis.

Memasuki usia 30 tahun menjadi momen penting untuk mulai lebih memperhatikan pola makan. Pada fase ini, metabolisme tubuh mulai melambat, massa otot secara alami berkurang, sementara risiko berbagai penyakit kronis mulai meningkat.

Para ahli menyarankan beberapa perubahan sederhana dalam pola menjaga makan. Tujuannya memberikan manfaat dan menjaga kesehatan jangka panjang.

Kebiasaan kecil yang diterapkan secara konsisten lebih mudah dipertahankan dibandingkan menjalani diet ketat dalam waktu singkat. Mulai dari memperbanyak serat hingga membatasi gula tambahan, penting dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Berikut 7 pola makan yang perlu diubah untuk mereka yang berusia 30 tahun, seperti dilansir dari Eating Well (39/6/2026):

Makanan Tinggi Serat yang Baik untuk Kesehatan, Bikin Pencernaan Lancar! Foto: Louis Hansel/Unsplash

1. Kurang Konsumsi Serat

Serat menjadi salah satu nutrisi yang semakin penting ketika memasuki usia 30 tahun. Seiring melambatnya metabolisme, makanan tinggi serat membantu memperlancar sistem pencernaan sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Serat larut dapat memperlambat penyerapan gula sehingga membantu mengurangi lonjakan kadar glukosa setelah makan. Manfaat ini sangat penting untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2 yang mulai meningkat seiring bertambahnya usia.

2. Masih Konsumsi Makanan Olahan

Makanan olahan memang praktis, tetapi umumnya mengandung natrium, gula tambahan, serta lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Selain kandungan gizinya yang cenderung rendah, makanan olahan biasanya juga lebih tinggi kalori dibandingkan makanan segar.

Sebagai gantinya, biasakan memilih makanan yang lebih alami seperti sayuran segar, buah-buahan, ikan, telur, kacang-kacangan, dan makanan rumahan. Semakin sedikit proses pengolahannya, umumnya semakin baik kualitas nutrisi yang dikandung.




(dfl/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork