Sarapan dikenal sebagai waktu terpenting bagi seseorang untuk mendapat asupan makanan. Namun, menu yang dikonsumsi tidak boleh sembarangan, terutama 5 makanan ini.
Sarapan dapat memberikan tubuh energi dan nutrisi penting, terlebih setelah berpuasa semalaman. Namun, makanan yang dikonsumsi saat sarapan perlu diperhatikan. Pasalnya, banyak makanan sarapan yang justru memiliki efek sebaliknya, berpotensi menyebabkan lonjakan dan penurunan energi.
Mengonsumsi makanan yang salah saat sarapan juga bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu, terutama jika dikonsumsi secara teratur.
Mengetahui makanan buruk apa saja yang perlu dihindari saat sarapan bisa membuatmu terhindar dari segala risiko kesehatan. Dilansir dari marthastewart.com (21/6), berikut 5 makanan sarapan yang perlu dihindari menurut ahli gizi.
1. Daging olahan
Sosis, bacon, atau ham memang menyediakan protein. Sayangnya makanan tersebut tergolong sebagai makanan yang diproses dan seringkali tinggi lemak jenuh serta natrium.
Menurut ahli Roxana Ehsani, MS, RD, CSSD, LDN, mengonsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan kolesterol secara keseluruhan.
Selain itu memulai pagi hari dengan makanan tinggi natrium dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah seiring waktu. Pada akhirnya kedua faktor tersebut dapat meningkatkan risiko masalah jantung, seperti penyakit jantung dan stroke.
Untuk mengganti daging olahan, para ahli merekomendasikan makanan tinggi protein lainnya, seperti telur, Greek yogurt, atau keju cottage.
2. Aneka olahan kue
Kue, seperti muffin atau donut memang menggoda dan terlihat cocok saja dinikmati saat sarapan. Masalahnya, kue-kue ini biasanya dibuat dengan tepung olahan, tinggi gula tambahan, dan mengandung lemak tidak sehat.
Menurut ahli Connie Elick, RD, tambahan gula dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan darah. Sedangkan lemak tidak sehat di dalamnya berkontribusi pada penyakit kardiovaskular, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Kue-kue seperti ini juga seringkali rendah serat dan protein yang dapat memperlambat pencernaan. Hal ini berlanjut menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah, dan membuat perut lapar dengan cepat.
Jika ingin menikmati sarapan manis, bisa ubah ke smoothies buah, puding chia, atau protein bar rendah gula.
Simak Video "Mengulik Khasiat Alpukat untuk Kesehatan Kulit"
(aqr/adr)