Chia seed populer sebagai pilihan makanan sehat. Ternyata cara konsumsinya tak boleh sembarangan. Kamu perlu mengikuti tips dari dokter lulusan Harvard ini.
Akhir-akhir ini chia seed menjadi salah satu makanan yang populer bagi pencinta gaya hidup sehat. Ukurannya yang kecil tidak mengurangi kandungan nutrisinya yang melimpah.
Chia seed mengandung serat, protein, hingga asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, di balik reputasinya sebagai "superfood", masih banyak orang yang mengonsumsi chia seed dengan cara yang kurang tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Tmes of India, (19/6/2026) ahli gastroenterologi dari Harvard dan Stanford, Dr. Saurabh Sethi, menjelaskan chia seed memang banyak manfaatnya. Namun konsumsinya harus tepat agar manfaat tersebut bisa diperoleh secara optimal tanpa menimbulkan risiko.
Berikut ini 5 cara mengonsumsi chia seed yang benar:
Chia seed tak disarankan untuk dikonsumsi ketika kering. Foto: iStock |
1. Jangan Dikonsumsi Ketika Kering
Menurut Dr. Sethi, kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah mengonsumsi chia seed secara langsung dalam keadaan kering. Biji kecil ini memiliki kemampuan menyerap cairan dalam jumlah sangat besar dan dapat mengembang berkali-kali lipat dari ukuran aslinya.
Ketika dikonsumsi tanpa direndam terlebih dahulu, chia seed dapat menyerap cairan di dalam saluran pencernaan. Pada kasus tertentu, biji yang mengembang tersebut dapat menyebabkan penyumbatan pada kerongkongan.
Bahkan kondisi terburuknya, konsumsi chia seeds dalam keadaan kering bisa memerlukan tindakan medis. Merendan chia seed membantu biji menyerap cairan terlebih dahulu sehingga lebih aman dan mudah dicerna tubuh.
2. Cara Merendam Chia Seed
Merendam chia seed selama 15 hingga 30 menit merupakan cara yang paling disarankan. Setelah direndam, biji akan membentuk lapisan seperti gel yang membuatnya lebih mudah dikonsumsi dan dicerna.
Selain meningkatkan keamanan, proses perendaman juga membantu tubuh memanfaatkan nutrisi yang terkandung di dalamnya dengan lebih baik. Tekstur gel yang terbentuk membuat chia seed lebih nyaman dikonsumsi.
Banyak orang memilih merendam chia seed semalaman. Sehingga, pada keesokan harinya chia seed sudah mengembang dengan maksimal.
3. Konsumsi dalam Porsi Kecil
Meskipun kaya manfaat, konsumsi chia seed dalam jumlah besar secara tiba-tiba tidak disarankan. Kandungan seratnya yang tinggi dapat menyebabkan perut kembung, gas berlebih, atau sembelit.
Dr. Sethi menyarankan pemula memulai dari sekitar satu sendok teh per hari,. Lalu meningkatkannya secara bertahap hingga satu sampai dua sendok makan sesuai toleransi tubuh.
Cara konsumsi bertahap ini memberi waktu bagi sistem pencernaan untuk beradaptasi. Jadi, risiko gangguan pencernaan dapat diminimalkan.
Konsumsi chia seed juga harus memerhatikan hidrasi tubuh. Foto: iStock |
4. Perhatikan Hidrasi Tubuh
Chia seed sebaiknya selalu dikonsumsi bersamaan dengan asupan cairan yang cukup. Kurangnya cairan justru dapat memicu sembelit dan membuat manfaat serat yang terkandung di dalamnya tidak optimal.
Para ahli menyarankan untuk minum segelas air saat mengonsumsi chia seed atau memastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi. Sehingga serat dalam chia seed dapat bekerja secara efektif membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Cara seperti ini ini juga membantu tubuh memanfaatkan chia seed lebih maksimal. Yaitu untuk mempertahankan hidrasi dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
5. Sesuaikan dengan Kondisi Kesehatan
Walaupun umumnya aman, tidak semua orang dapat mengonsumsi chia seed dalam jumlah besar tanpa pertimbangan khusus. Dr. Sethi mengingatkan bahwa kandungan omega-3 jenis ALA dalam chia seed memiliki efek pengencer darah ringan.
Orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer dara perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum konsumsi rutin. Beberapa ahli juga menyebut bahwa individu dengan masalah ginjal tertentu.
Efek sampingnya juga bisa terjadi pada penderita alergi terhadap biji-bijian, atau gangguan pencernaan yang sensitif perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsinya. Jika dikonsumsi dengan benar, chia seed akan menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN