Beberapa orang terbiasa minum suplemen untuk memelihara kesehatan. Namun, perlu diketahui jika mengonsumsi makanan bernutrisi jauh lebih baik untuk kesehatan tubuh.
Suplemen merupakan produk yang dirancang untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, seperti vitamin, mineral, asam amino, sampai serat. Biasanya suplemen yang dijual di pasaran telah terkonsentrasi dalam bentuk, seperti kapsul, tablet, atau cairan.
Banyak orang memilih mengonsumsi suplemen untuk menjaga kesehatan mereka. Namun, perlu diingat jika suplemen fungsinya adalah pelengkap nutrisi, bukan sebagai pengganti makanan pokok sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan lebih baik memprioritaskan makanan kaya nutrisi, seperti ikan berlemak hingga sayuran untuk memastikan tubuh menyerap vitamin dan mineral secara efektif. Sumber nutrisi dari makanan juga dikenal lebih bermanfaat.
Lantas, makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi yang bisa menjadi pengganti suplemen? Dilansir dari verywellhealth.com (17/6), berikut daftarnya!
1. Kuaci dari biji bunga matahari
Kuaci jadi salah satu makanan penuh nutrisi yang bisa dikonsumsi. Foto: Facebook Mycurl Foo |
Kuaci umumnya diambil dari biji kepala bunga matahari setelah proses panen. Biji bunga matahari ini memiliki cangkang keras berwarna hitam atau bergaris hitam putih yang melindungi isinya.
Tak sekadar menjadi camilan, biji bunga matahari juga menawarkan beragam nutrisi. Dalam 1/4 cangkir biji bunga matahari tanpa garam tambahan, kamu bisa mendapat 80% vitamin E, 25% magnesium, dan 11% serat yang dibutuhkan tubuh.
Ahli gizi Melisa P.Danho, MPH, RDN, LD mengungkap jika tubuh seseorang memiliki peluang lebih baik untuk menyerap nutrisi dari makanan padat nutrisi daripada suplemen dalam format terkonsentrasi.
Biji bunga matahari ini pun menjadi pilihan yang tepat karena kaya akan lemak tak jenuh, protein, serat, vitamin E, dan mineral. Kandungan gizi tersebut penting untuk menjaga kesehatan jantung, perbaikan jaringan tubuh, hingga melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Tetapi untuk mendapatkan manfaat gizinya, pertimbangkan konsumsi kuaci biji bunga matahari tanpa garam atau dengan kadar garam rendah.
Penting juga untuk mengonsumsinya dalam batas wajar karena kuaci tinggi kalori. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan peningkatan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.
2. Buah dan sayuran
Buah dan sayuran jelas menawarkan manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Di dalam sejumlah buah dan sayuran terdapat kandungan fitokimia, senyawa tumbuhan yang mendukung kesehatan.
Misalnya di dalam tomat, terkandung likopen yang dapat melindungi tubuh terhadap kanker tertentu dan penyakit jantung. Kandungan antosianin dalam buah beri juga bisa memperlambat penuaan sel. Sedangkan alisin dalam bawang membantu tubuh melawan tumor.
Ahli Debbie Petitpain, MBA, RDN juga sempat mengungkap jika buah dan sayuran menyediakan beragam vitamin, mineral, antioksidan, dan fitonutrien yang bekerja bersama-sama dan fungsinya pun mirip seperti mengonsumsi suplemen B-kompleks.
3. Ikan berlemak
Ikan berlemak, seperti salmon juga penuh nutrisi. Foto: iStock |
Asam lemak omega-3 penting untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Selain didapat dari suplemen, sebenarnya nutrisi tersebut bisa ditemukan dari beberapa jenis ikan.
Ikan berlemak, seperti salmon, trout, hingga sarden kaya akan omega-3 dan protein berkualitas tinggi. Ikan-ikan ini juga menjadi sumber protein dengan lemak alami yang dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efektif dibandingkan mengonsumsi minyak dalam bentuk suplemen.
Selain ikan, sumber protein tanpa lemak, seperti kacang-kacangan, tahu, hingga telur juga bisa dikonsumsi. Makanan-makanan ini menyediakan zat besi, seng, vitamin B12, selelium, hingga magnesium bermanfaat.
4. Walnut
Walnut juga menawarkan nutrisi beragam dengan aneka manfaat. Foto: iStock |
Jenis kacang dari pohon tree nut ini juga menjadi pilihan tepat untuk dikonsumsi sehari-hari. Walnut dikenal dengan kandungan lemak sehat, terutama asam lemak omega-3 yang jarang ditemukan dalam kacang lain.
Tidak seperti kebanyakan suplemen omega-3 lainnya, makanan ini mengandung protein dan serat yang juga membantu perut merasa kenyang. Selain kandungan omega-3, walnut juga mengandung antioksidan polifenol, vitamin E, magnesium, serat, dan protein nabati.
Tetapi konsumsi walnut juga perlu dibatasi. Sebaiknya, cukup konsumsi walnut 28 gram per hari atau sekitar 7-10 butir saja yang cukup untuk memberikan manfaat kesehatan tanpa menambah kalori berlebihan.
5. Brown rice
Brown rice atau beras gandum mengandung lapisan dedak dan kumat yang keduanya mengandung sejumlah nutrisi. Dilansir dari halodoc.com (14/10/2019), dedak pada beras gandum mengandung flavonoid antioksidan apigenin, quercetin, dan luteolin. Senyawa ini penting mencegah paparan penyakit.
Konsumsi flavonoid secara teratur juga bisa mengurangi risiko gangguan kronis, seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.
Di dalam brown rice juga terkandung serat dan protein yang bisa meningkatkan rasa kenyang dan membantu mempertahankan berat badan sehat.
Jika ingin mengonsumsi brown rice atau beras gandum, bisa menggabungkannya dengan makanan kaya nutrisi lain, seperti salmon, brokoli, hingga ubi jalar.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN