Tak hanya dari suplemen, vitamin D juga bisa didapat lewat asupan makanan sehari-hari. Mulai dari ikan, telur, hingga jamur, berikut deretan bahan makanan kaya vitamin D alami.
Vitamin D penting untuk menjaga kesehatan tulang dan daya tahan tubuh. Nutrisi ini tak hanya didapat dari sinar matahari, tetapi juga asupan makanan.
Banyak orang memilih suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Padahal, ada sejumlah makanan alami yang kaya vitamin D dan mudah ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari ikan hingga jamur, beberapa bahan makanan bisa jadi sumber vitamin D. Jangan lupa kombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang untuk membantu penyerapan nutrisi ini lebih optimal.
Dikutip dari Washington Post (12/5) berikut cara mendapatkan vitamin D dari pola makan:
1. Konsumsi Ikan Berlemak
Ilustrasi Ikan Sarden Foto: shutterstock |
Salmon, sarden, dan trout jadi sumber vitamin D alami yang baik. Ikan ini juga kaya protein dan lemak sehat untuk tubuh.
Satu porsi trout bahkan bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Karena itu, ikan berlemak cocok dijadikan menu rutin mingguan.
Ikan bisa diolah jadi sup, panggang, atau tumisan sederhana. Selain sehat, rasanya juga gurih dan mudah dipadukan dengan lauk lain.
2. Pilih Jamur yang Terpapar UV
Jamur juga dapat mengandung vitamin D alami jika terkena sinar UV. Kini banyak produk jamur diberi label tinggi vitamin D.
Jenis jamur seperti portobello dan shiitake cukup populer dikonsumsi. Teksturnya kenyal dan cocok diolah jadi tumisan atau sup.
Jamur bisa jadi alternatif sumber vitamin D bagi vegetarian. Rasanya gurih alami dan mudah dipadukan dengan berbagai masakan.
3. Makan Telur Secukupnya
Ilustrasi telur rebus. Foto: Imad 786/Unsplash |
Kuning telur mengandung vitamin D yang cukup baik untuk tubuh. Banyak ahli menyarankan telur sebagai menu sarapan praktis.
Telur juga mudah dikombinasikan dengan makanan lain seperti salmon. Perpaduan ini membuat asupan vitamin D makin optimal.
Selain direbus, telur bisa dibuat omelet atau telur dadar. Pengolahannya praktis dan cocok untuk menu harian keluarga.
4. Konsumsi Produk Fortifikasi
Susu, yogurt, dan sereal kini banyak diperkaya vitamin D. Produk fortifikasi membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Susu nabati seperti almond dan oat milk juga tersedia dalam versi fortifikasi. Ini cocok untuk yang menghindari susu sapi.
Produk fortifikasi mudah ditemukan di supermarket modern. Pastikan membaca label kemasan sebelum membeli produk tersebut.
5. Imbangi dengan Pola Makan Sehat
Pola makan sehat Foto: iStock |
Vitamin D lebih optimal jika didukung pola makan sehat dan bergizi seimbang. Tubuh juga membutuhkan protein dan lemak sehat untuk penyerapannya.
Mengonsumsi makanan bervariasi membantu kebutuhan nutrisi tercukupi. Jangan hanya bergantung pada satu jenis makanan saja.
Jika perlu, konsultasikan kebutuhan vitamin D dengan ahli gizi. Terutama bila ingin mengonsumsi suplemen dosis tinggi secara rutin.
Simak Video "Bedah Resep Masakan Bangka Populer Bersama Chef Eddrian"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN