Saat menstruasi, wanita cenderung menginginkan makanan manis atau tinggi kalori seperti cokelat, es krim, hingga keripik. Padahal, makanan tersebut harusnya dihindari.
Datang bulan kerap membuat wanita ngidam makanan tertentu, terutama makanan manis dan tinggi kalori. Tapi menurut para dokter kandungan dan ahli gizi, beberapa makanan tersebut justru bisa memperparah gejala, seperti kram, perut kembung, hingga mood swing.
Rasa ingin mengonsumsi makanan tertentu saat menstruasi sebenarnya berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh. Dokter kandungan Dr. Pankaj Singhal menjelaskan bahwa perubahan biokimia dalam tubuh dapat memicu craving atau rasa ngidam selama menstruasi.
"Ngidam makan saat menstruasi bukan sekadar kebiasaan atau kelemahan diri, tetapi sinyal dari perubahan biokimia nyata dalam tubuh," ujar Singhal.
Menurutnya, kadar estrogen, progesteron, serotonin, dan magnesium dapat menurun menjelang haid sehingga tubuh menginginkan menu tertentu, terutama makanan manis atau gurih. Namun, tidak semua makanan yang dikonsumsi saat craving benar-benar membantu tubuh.
Dilansir dari Huffpost (16/05/2026), beberapa makanan justru dapat memperburuk gejala menstruasi. Karena itu, penting untuk memahami jenis makanan yang dikonsumsi agar tubuh tetap nyaman selama periode menstruasi.
trump
Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi saat menstruasi beserta alternatifnya menurut para ahli:
1. Cokelat susu
Cokelat menjadi salah satu makanan yang paling sering dicari saat menstruasi. Menurut Singhal, kondisi ini terjadi karena kadar estrogen, progesteron, serotonin, dan magnesium dalam tubuh menurun menjelang haid.
Tubuh sebenarnya membutuhkan magnesium, tetapi cokelat susu bukan pilihan terbaik karena kandungan gulanya dapat memicu lonjakan insulin yang kemudian turun drastis.
Kondisi ini bisa memperburuk suasa hati atau mood swing dan rasa lelah. Selain itu, gula juga dapat memicu perut kembung dan peradangan.
Sebagai gantinya, para ahli menyarankan konsumsi dark chocolate atau cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% dalam jumlah kecil. Alternatif lain adalah ngemil biji labu, almond, dan sayuran hijau.
2. Keripik dan camilan asin
Keinginan konsumsi makanan asin saat haid disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron. Hal tersebut dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh sehingga tubuh lebih tertarik pada makanan asin. Namun, keripik dan camilan tinggi garam justru dapat memperparah retensi air, perut kembung, dan nyeri payudara.
"Menambah kandungan sodium justru membuat tubuh terasa makin bengkak saat haid," jelas ahli gizi, Kristen Kuminski.
Sebagai alternatif, Kuminski menyarankan roasted pumpkin seeds atau biji labu panggang yang mengandung magnesium untuk membantu meredakan kram ketika haid.
Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
(dfl/sob)