Mengonsumsi steak sering dikaitkan dengan risiko penyakit, seperti jantung dan kanker. Tetapi steak tetap bisa dinikmati asalkan memilih bagian daging yang tepat, seperti 5 bagian ini.
Steak daging sapi menawarkan kenikmatan yang tidak tertandingi. Jika menggunakan daging berkualitas dan diolah dengan cara tepat, steak yang minim bumbu saja bisa terasa sangat lezat.
Meskipun begitu, daging merah ini telah dikaitkan dengan banyak risiko penyakit, seperti jantung, kanker, dan diabetes. Memang membatasi asupan daging sapi perlu dilakukan tetapi bukan berarti kamu harus berhenti mengonsumsinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Steak tetap bisa dinikmati dengan cara memilih potongan daging yang sehat.
Seorang ahli Thomas Odermatt pun mengungkap beberapa potongan daging steak sapi yang paling sehat. Daging-daging tersebut menawarkan protein, lemak, dan kepadatan nutrisi.
Dilansir dari thedailymeal.com (17/4), berikut 5 potongan daging steak sehat yang direkomendasikan.
1. Eye of round steak (daging gandik)
Eye of roudnd merupakan salah satu daging yang sehat dan nikmat. Foto: GettyImages /iStock/ Shutterstock |
Potongan ini biasanya diambil dari bagian paha belakang atas dekat dengan pinggul. Bentuknya lonjong, ramping, dan punya serat memanjang.
Kalau mencari potongan daging yang rendah lemak dan tinggi protein, eye of round adalah salah satu yang paling tepat. Potongan ini menghasilkan paling banyak protein, sekitar 31 hingga 33 gram per 100 gram daging.
Tetapi satu kekurangannya yaitu tidak mudah dimasak. Jika terjadi kesalahan kecil, dagingnya akan kering dan alot.
Untuk menghindarinya, kamu bisa merendam daging dalam bumbu marinasi sebelum dimasak. Bumbu tersebut dapat membuat potongan daging jauh lebih empuk.
2. Top sirloin
Top Sirloin juga termasuk yang direkomendasikan karena menyehatkan. Foto: GettyImages /iStock/ Shutterstock |
Top sirloin merupakan potongan daging sapi bagian has luar (atas) yang terletak di punggung tengah hingga ke bawah pinggul. Bagian ini tepat di bawah tenderloin dan merupakan bagian lebih empuk serta premium dibandingkan bottom sirloin.
Potongan daging ini menyeimbangkan antara protein baik, lemak sedang, dan rasa yang cukup membuat steak terasa nikmat. Teksturnya juga padat, kenyal, tetapi empuk.
Dalam 100 gram top sirloin terkandung antara 25 gram protein yang penting untuk pembentukan otot. Selain itu daging ini juga kaya akan protein yang membantu meningkatkan sel darah merah hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Top sirloin paling cocok diolah dengan cara diasap. Setelah itu jangan lupa steak diistirahatkan atau 'diresting' terlebih dahulu untuk menjaga kelembapannya.
Tetapi steak ini juga baik untuk dipanggang karena kandungan lemaknya cukup untuk menjaga agar steak tetap juicy.
3. Tenderloin
Daging tenderloin atau daging has dalam merupakan bagian yang terletak di otot interna pinggang, bawah tulang rusuk, dan samping tulang belakang.
Bagian ini sangat empuk karena jarang digunakan oleh sapi untuk beraktivitas, minim lemak, dan sering dijadikan steak premium seperti filet mignon.
Ahli Thomas Odermatt memperingatkan bahwa potongan daging ini lebih rendah mikronutrien dan kolagen dibandingkan beberapa potongan lainnya.
"Orang sering berasumsi bahwa tenderloin adalah potongan daging paling sehat. Potongan ini dihargai karena teksturnya, bukan nutrisinya," jelas Thomas.
Meski demikian, ia mengungkap kalau daging ini juga sangat rendah lemak dan mudah dicerna. Itulah sebabnya daging ini masih masuk ke dalam daftar potongan daging paling sehat.
Tetapi lagi-lagi Thomas tidak mempertimbangkan baik buruknya daging hanya dari kadar lemak. Menurutnya hal terpenting yaitu benar-benar mengetahui bagaimana hewan dibesarkan dan potongan mana yang dipilih.
4. Ribeye
Ribeye juga direkomendasikan karena kaya nutrisi lemak larut dan mengenyangkan. Foto: GettyImages /iStock/ Shutterstock |
Potongan daging sapi satu ini berasal dari bagian tulang rusuk atau iga, tepatnya antara tulang rusuk ke-6 hingga ke-12. Daging yang diambil dari potongan ini dikenal sangat empuk, juicy, dan gurih karena punya marbling (lemak intramuskular) yang banyak di bagian tengahnya.
Ribeye sebenarnya lebih tinggi lemak dan menawarkan lebih sedikit protein per onsnya. Tetapi daging ini direkomendasikan karena mengenyangkan dan lebih kaya nutrisi lemak larut daripada kebanyakan daging sapi.
Menikmati daging sapi ribeye sesekali menawarkan beberapa manfaat, seperti menjadi sumber baik untuk nutrisi seng, selenium, niasin, vitamin B6, dan vitamin B12.
Untuk mendapatkan rasa dan manfaat maksimal, daging ribeye bisa dipanggang.
5. Picanha
Picanha juga jadi salah satu yang direkomendasikan karena proteinnya cenderung tinggi. Foto: GettyImages /iStock/ Shutterstock |
Beberapa restoran juga kerap menawarkan potongan daging picanha. Bagian ini diambil dari atas pantat atau rump cap yang terletak di dekat sirloin. Ciri khasnya berbentuk segitiga dengan lapisan lemak tebal di atasnya yang memberikan rasa gurih, juicy, saat dipanggang.
Bagian ini dianggap sehat karena menyediakan protein berkualitas tinggi yang penting untuk perbaikan sel tubuh. Kandungan proteinnya cenderung lebih tinggi dibandingkan potongan daging lain yang lebih berlemak.
Picanha juga memiliki lapisan lemak tebal di satu sisi. Lemak tebal ini mudah dipisahkan, sehingga kamu bisa menikmatinya tanpa khawatir mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh.





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN