7 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, Ini Daftar Kandungan Lemak Jenuhnya

ADVERTISEMENT

7 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi, Ini Daftar Kandungan Lemak Jenuhnya

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Kamis, 22 Des 2022 05:00 WIB
Mocha Coconut Frappuccino
Foto: iStock
Jakarta -

Penyakit kolesterol tinggi bisa dicegah dengan menjalani pola makan sehat. Hindari konsumsi makanan penyebab kolesterol tinggi, termasuk 7 makanan dengan kandungan lemak jenuh tertinggi ini.

Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang dialami banyak orang di dunia. Ada berbagai penyebabnya, termasuk yang tidak dapat diubah seperti usia dan faktor riwayat keluarga. Selain itu, penyakit ini bisa diatasi dengan mengatur pola makan.

Salah satunya dengan membatasi asupan sumber lemak jenuh. Jenis lemak ini perlu dihindari karena meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

"Orang yang berisiko alami kolesterol tinggi adalah mereka yang memiliki pola makan tinggi lemak jenuh, individu obesitas, dan mereka yang memiliki predisposisi genetik yang dikenal sebagai hiperlipidemia familial atau hiperkolesterolemia," ujar ahli gizi Jesse Feder seperti dikutip dari Eat This, Not That! (20/12).

Ia menjelaskan bahwa asupan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh. Kondisi ini perlu dihindari agar seseorang bebas dari penyakit jantung dan stroke.

Menurut The American Heart Association, asupan lemak jenuh yang disarankan adalah hanya 5-6% dari total kalori harian yang disarankan. Jadi jika kamu membutuhkan sekitar 2.000 kalori sehari, maka asupan lemak jenuh tak boleh lebih dari 120 kalori. Jumlahnya kira-kira setara 13 gram.

Untuk memantau jumlah asupan lemak jenuh, kenali daftar 7 makanan yang paling tinggi kandungan lemak jenuhnya seperti berikut:

1. Makanan berbasis keju

Ahli gizi Trista Best menyebut makanan berbasis keju begitu tinggi kandungan lemak jenuh. Satu cup keju cheddar parut bahkan bisa mengandung 26 gram lemak jenuh. Biasanya makanan berbasis keju di pasaran memang menggunakan keju cheddar sebagai bahan utamanya.

Waspadai konsumsi pizza keju mozzarella yang juga tinggi kandungan lemak jenuh. Satu porsi pizza keju ukuran medium bisa mengandung sekitar 25-50 gram lemak jenuh. Belum lagi kandungan sodiumnya juga tinggi.

2. Beberapa jenis kacang

Ilustrasi kacang meteFoto: Getty Images/iStockphoto/Anawat_s

Konsumsi kacang-kacangan memang sehat, namun ada jenis kacang yang picu kolesterol tinggi. Kacang itu adalah kacang tanah, kacang mete, dan kacang macadamia yang tetap perlu diwaspadai konsumsinya, jangan berlebihan.

Kalau mau kacang yang kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit, bisa pilih kacang almond atau walnut. Jadikan jenis kacang ini sebagai pilihan camilan sehat.

3. Makanan Thailand di restoran

Menyantap makanan Thailand di restoran memang enak, namun kandungan lemak jenuhnya mungkin tinggi. Ahli gizi Richard mengingatkan dalam 2,5 cup pad thai mungkin terkandung 10-20 gram lemak jenuh, bergantung di restoran mana hidangan itu dibuat.

Makanan Thailand lain yang dibuat dengan santan juga patut diwaspadai. Paling ideal adalah menyantap makanan bikinan sendiri untuk tahu dengan jelas bahan-bahan yang dipakai.

4. Makanan cepat saji

mcmuffin permen karetFoto: Istimewa

Di balik sifatnya yang praktis, makanan cepat saji perlu diwaspadai konsumsinya karena memicu kolesterol tinggi. Misalnya breakfast sandwich atau McMuffin sosis dengan telur buatan McDonald's.

Menu ini tinggi kandungan lemak jenuh karena bisa mengandung hingga 10 gram lemak jenuh per porsi. Jika dikonsumsi, jumlah ini mendekati ambang batas aman asupan lemak jenuh harian untuk mereka yang kebutuhan kalorinya berkisar di angka 2.000.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



Simak Video "Sensasi Menjajal Malatang, Makanan Asal China dengan Rempah Melimpah"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT