Apa Benar Makan Sushi Bikin Gemuk? Ini Kata Chef dan Pakar

ADVERTISEMENT

Sushi Murah Meriah

Apa Benar Makan Sushi Bikin Gemuk? Ini Kata Chef dan Pakar

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Minggu, 16 Okt 2022 06:00 WIB
Apa Benar Makan Sushi Bikin Gemuk? Ini Kata Chef dan Pakar
Foto: Getty Images/AleksandarNakic
Jakarta -

Sushi kerap dicap sebagai makanan sehat, namun tak sedikit orang yang ragu menyantapnya saat sedang diet. Apakah makan sushi bisa bikin gemuk? Ini kata sushi chef dan pakar kesehatan.

Sushi umumnya dibuat dari nasi, ikan mentah, dan sayuran. Tak jarang jika orang-orang mengasosiasikannya sebagai makanan sehat. Tapi ternyata hal ini tak sepenuhnya benar.

Mengutip Healthline (14/10), sushi punya beberapa titik kritis yang membuatnya tergolong makanan pemicu kenaikan berat badan. Pertama, berasal dari nasi putih yang merupakan bahan utama sushi.

Nasi putih minim kandungan serat, vitamin, dan mineral. Bahan makanan ini bahkan tinggi gula yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah serta kadar insulin ketika dikonsumsi.

Apa Benar Makan Sushi Bikin Gemuk? Ini Kata Chef dan PakarBahan nasi pada sushi memungkinkan makanan Jepang ini picu kegemukan. Foto: Getty Images/AleksandarNakic

Gula pada nasi putih juga dapat menyebabkan seseorang makan berlebihan. Kondisi ini memicu naiknya angka timbangan badan.

Kedua, sushi tergolong makanan tinggi lemak dan rendah protein yang membuatnya tidak efektif menumpas lapar dan menekan selera makan. Kandungan lemak yang tinggi bisa berasal dari saus, topping, hingga adonan gorengan yang juga tinggi kalori.

Sushi disebut rendah protein karena nyatanya, kandungan ikan ataupun sayurannya sangat sedikit. Seperti diketahui, konsumsi makanan rendah protein dikaitkan dengan rasa kenyang yang tak bertahan lama dan cenderung membuat ingin makan lagi dan lagi.

Hal serupa juga disampaikan sushi chef profesional terkenal di Indonesia, chef Uki. Kepada detikfood (11/10), beliau menuturkan bahwa benar makan sushi bisa memicu kegemukan.

"Sushi itu mestinya yang banyak kita makan ada neta (topping)nya atau kalau sushi roll itu isinya. Kalau kita makan sushi dengan jenis yang terlalu banyak nasi atau mayonnaise, ditambah minumnya bukan ocha (teh hijau) melainkan minuman manis atau softdrink, janganlah berharap makan sushi tidak gemuk," ujarnya.

Apa Benar Makan Sushi Bikin Gemuk? Ini Kata Chef dan PakarSushi dengan tambahan mayonnaise tergolong tinggi kalori. Foto: Getty Images/AleksandarNakic

Sebagai solusi, Healthline mengungkap ada beberapa hal untuk membuat sushi lebih sehat. Pertama, ganti nasi putih dengan nasi cokelat yang lebih kaya serat.

Hindari sushi yang digoreng atau memakai banyak saus dan topping. Lebih baik pilih sashimi yang memang 100% bahan makanan segar atau temaki sushi yang jumlah nasinya lebih sedikit.

Kemudian tambahkan asupan serat dan protein pada sushi. Kamu bisa melahapnya dengan pendamping edamame, salad rumput laut (wakame), atau sup miso.

Terakhir, jangan makan sushi dengan terlalu banyak soy sauce. Kandungan garam yang tinggi pada kecap asin itu bisa menimbulkan banyak risiko kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi.



Simak Video "Murah Meriah! Makan Sushi di Mal Mulai Rp 10 Ribu per Piring"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT