ADVERTISEMENT

7 Pola Diet Meghan Markle yang Terkenal Sehat dan Anti Lapar!

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Selasa, 13 Sep 2022 14:00 WIB
WINDSOR, ENGLAND - SEPTEMBER 10: Prince Harry, Duke of Sussex, and Meghan, Duchess of Sussex arrive on the long Walk at Windsor Castle arrive to view flowers and tributes to HM Queen Elizabeth on September 10, 2022 in Windsor, England. Crowds have gathered and tributes left at the gates of Windsor Castle to Queen Elizabeth II, who died at Balmoral Castle on 8 September, 2022. (Photo by Chris Jackson/Getty Images)
Foto: Getty Images/Chris Jackson
Jakarta -

Meghan Markle, aktris Amerika yang juga memegang gelar Duchess of Sussex dari Kerajaan Inggris ini terkenal dengan pola hidupnya yang sehat. Urusan makanan, ini 7 pola diet Meghan Markle yang menarik diketahui.

Semenjak menikah dengan Pangeran Harry, Meghan Markle resmi menyandang gelar Duchess of Sussex. Segala hal mengenai dirinya pun otomatis jadi sorotan.

Wanita 41 tahun ini terkenal memiliki pola diet sehat. Mengutip Everyday Health (22/2/2022), ahli gizi Angela Lemond bahkan memuji pola diet Meghan Markle karena memiliki pesan positif soal makanan dan praktik makan.

"Sangat menyenangkan mendengar selebriti fokus memilih makanan yang bagus dikonsumsi ahli-ahli menyuarakan apa yang tidak boleh dimakan," kata Lemond.

Hal pertama yang membuat Meghan Markle dicap punya pola diet sehat adalah karena ia mengonsumsi sebagian besar bahan nabati. Ia juga menyukai minuman sehat dan cenderung tak mengabaikan rasa lapar yang penting saat diet.

Ini dia 7 pola diet Meghan Markle yang bisa kamu contek:

1. Makan saat lapar

Meghan Markle mengaku sering lapar pada pertengahan hari. Ia pun memilih makan siang dengan menu yang menyenangkan, diikuti menu makan malam ringan. "Dia mendengarkan sinyal rasa lapar," kata ahli gizi Ginger Hultin.

Menurutnya langkah ini sangat penting saat diet karena bisa mencegah asupan kalori berlebih nantinya. Tidurpun juga bakal lebih nyenyak karena tak terganggu efek lapar seperti perut berbunyi atau bahkan gangguan asam lambung pada mereka yang sensitif.

2. Masih menyantap kentang goreng

Efek Konsumsi Kentang Goreng Terlalu SeringFoto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

Mantan pemain Suits ini mengatakan tak akan menyangkal makanan favoritnya, kentang goreng, meski ia kini seorang bangsawan. Ia masih menyantapnya, namun bakal menebusnya dengan olahraga.

Meghan Markle juga tak ragu memesan kentang goreng bersama mac and cheese. Ia akan mencoba berbagi pesanan ini dengan temannya agar tak berlebihan. Menanggapi pola diet ini, ahli gizi Amy Gorin menilai sangat baik. "Dia ingin memanjakan diri sesekali (dengan makan enak) dan dia melihat berolahraga sebagai hadiah, bukan hukuman. Kita semua bisa belajar sesuatu tentang kenikmatan makanan dari Meghan!" tuturnya.

3. Sebagian besar waktu jalani pola diet vegan

Dalam wawancara bersama Best Health tahun 2016, Meghan Markle mengatakan ia jalani pola makan vegan selama seminggu dan bakal belanja banyak pada akhir pekan. Ahli gizi menilai keputusan Meghan Markle ini tepat.

"Vegetarian dan vegan berada pada penurunan risiko kondisi kesehatan tertentu, termasuk penyakit jantung iskemik, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi (hipertensi), jenis kanker tertentu, dan obesitas, menurut Academy of Nutrition and Dietetics," kata Hultin.

Fleksibilitas Meghan Markle dalam menjadi seorang vegan juga memungkinkan ia tak kehilangan nutrisi penting seperti vitamin B12. Pasalnya Meghan Markle masih mau mengonsumsi makanan hewani sesekali.

4. Lebih pilih jus hijau daripada kopi

Glass of fresh green vegetable juice with two drinking straws on rustic wood table. The glass is surrounded by green vegetables like spinach, lettuce, broccoli, celery, green apples, parsley and cucumber. This is a drink used for detox diet. Predominant colors are green and brown.  DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 70-200mm f/2.8L IS II USM Telephoto Zoom LensFoto: iStock

Pola diet Meghan Markle selanjutnya adalah soal minuman. Ia lebih pilih minum jus sayuran hijau daripada kopi di siang hari. Racikan jusnya terdiri dari apel, kale, bayam, jahe, dan lemon. "Jus hijau adalah cara bagus untuk menghidrasi tubuh sekaligus mendapatkan banyak vitamin dan mineral dari sayuran," kata Hultin.

Hanya saja, jus buah ataupun sayuran tetap tak mengandung serat penuh layaknya ketika kamu makan buah dan sayur utuh. Karenanya Gorin menyarankan penambahan alpukat atau blueberry sebagai sumber serat, lalu yogurt atau edamame untuk protein.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT