Sering Tak Makan Siang? Ahli Ingatkan Dampaknya untuk Tubuh

ADVERTISEMENT

Sering Tak Makan Siang? Ahli Ingatkan Dampaknya untuk Tubuh

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 02 Agu 2022 12:30 WIB
Para ahli mengungkapkan pentingnya makan siang.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Mungkin banyak orang menganggap bahwa sarapan adalah waktu makan terpenting. Tetapi ternyata makan siang tak kalah penting. Seperti yang diungkap para ahli.

Banyak orang yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, tanpa sengaja pernah meninggalkan makan siang. Entah itu karena lupa atau memang sulit untuk meluangkan waktu istirahat makan.

Sesibuk apapun seseorang, sebenarnya mereka tidak boleh melewatkan makan siang. Hal ini karena pentingnya mengisi perut di jam-jam tersebut.

Jen Bruning dari Academy of Nutrition and Dietetics mengungkap bahwa seseorang yang melewatkan makan siang akan lebih sulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.

Sesibuk apapun, ia menyarankan makan siang tetap harus dilakukan untuk membuat tubuh tetap bersemangat sekaligus meningkatkan produktivitas kerja.

Untuk mengetahui alasan mengapa makan siang tidak boleh dilewatkan, berikut penjelasannya seperti dirangkum dari huffpost.com (28/07).

1. Pengaruh Tak Makan Siang untuk Tubuh

Para ahli mengungkapkan pentingnya makan siang.Bruning mengungkapkan bahwa seseorang yang sudah terbiasa meninggalkan makan siang, tubuhnya akan menyesuaikan diri dengan asupan bahan bakar yang lebih rendah. Foto: Getty Images

Kesibukan menjadi alasan utama banyak orang melewatkan makan siang. Mungkin jika ini dilakukan sesekali bukan menjadi masalah. Tetapi bagaimana jika terlalu sering melewatkannya?

Bruning mengungkapkan bahwa seseorang yang sudah terbiasa meninggalkan makan siang, tubuhnya akan menyesuaikan diri dengan asupan bahan bakar yang lebih rendah. Tentu ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Tubuh yang sudah terbiasa akan hal itu bisa mengakibatkan penurunan metabolisme dari waktu ke waktu hingga meningkatkan risiko kekurangan nutrisi. Dampak nantinya mungkin meningkatkan hasrat seseorang untuk mengonsumsi lebih banyak kalori di malam hari.

Tentunya makan terlalu banyak di malam hari jauh lebih berbahaya. Ini bisa menyebabkan gula darah dan insulin melonjak.

Tak hanya itu, seseorang yang melewatkan makan siang juga bisa menyebabkan dirinya memilih makanan yang kurang sehat pada waktu makan selanjutnya.

Dengan makan siang, tubuh bukan hanya akan lebih bersemangat, tetapi makanan yang diasup juga mungkin bisa mempengaruhi suasana hati, produktivitas, dan konsentrasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang membatasi makan siangnya lebih mungkin merasa cepat marah atau murung. Jika kamu memang ingin lebih bersemangat dan produktif, lebih baik untuk makan siang daripada harus melewatkannya.



Simak Video "Sandiaga Uno Bocorkan Menu Jamuan Makan Siang KTT G20"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT