Apa Boleh Makan Sambil Minum Sesekali? Ini Kata Ahli Gizi

ADVERTISEMENT

Apa Boleh Makan Sambil Minum Sesekali? Ini Kata Ahli Gizi

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Rabu, 27 Jul 2022 05:00 WIB
Apa Boleh Makan Sambil Minum Sesekali? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: Getty Images/iStockphoto/pinkomelet
Jakarta -

Saat makan, banyak orang tua mengingatkan anaknya untuk tidak sambil minum karena bisa bikin kembung. Benarkah hal ini dari sisi kesehatan?

Di masyarakat berkembang anggapan tidak boleh minum apapun sampai setelah makan. Alasannya karena banyak orang percaya menelan cairan akan mengencerkan asam lambung sehingga mengganggu pencernaan.

Apakah benar? Mengutip South China Morning Post (15/7), Johannes Georg Wechsler, ahli gizi di Jerman memberi pandangannya. Ia bilang kalau terlalu banyak minum disela-sela makan memang sebabkan pengenceran asam lambung.

Tapi dia juga tidak menyarankan untuk tidak minum sama sekali saat makan. Air minum tetap diperlukan oleh tubuh.

Pendapat serupa disampaikan ahli gizi Rita Rausch asal Jerman. Ia bilang tak ada salahnya untuk minum ketika makan.

"Minum segelas air saat makan tidak ada salahnya," kata Rausch.Ia bilang, minum air malah akan membantu untuk mengangkut makanan yang dikunyah. Air juga membantu proses makanan dicampur di mulut dengan air liur ke dalam perut dan menuju usus.

Apa Boleh Makan Sambil Minum Sesekali? Ini Kata Ahli GiziMinum air sesekali saat makan disebut ahli gizi tak masalah, malah bermanfaat untuk bantu sistem pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/pinkomelet

Hanya saja Rausch memahami kalau banyak keluarga menerapkan aturan makan dulu sampai selesai, baru minum setelahnya. Hal ini lantaran orang tua khawatir minuman akan membuat anak kenyang padahal belum makan banyak.

Sebagai solusi, ia menyarankan orang tua mengizinkan anaknya minum 1 gelas saja selama makan. Minumnya juga tidak boleh dalam satu waktu, tetapi dalam beberapa kali minum selama waktu makan.

Lalu minuman apa yang disarankan untuk anak kecil? "Air putih, jadi mereka benar-benar bisa mengecap rasa makanan," kata Wechsler. Air putihnya boleh air matang atau air mineral botolan.

Kalau tidak suka rasa air mineral, Rausch punya ide berupa teh buah yang dibuat tanpa pemanis. Rasa alami buah diharapkan bisa jadi alternatif bagi mereka yang tak suka rasa tawar air mineral.

Hindari minuman dengan perasa seperti soda atau jus buah yang mungkin tinggi gula. Jangan juga minum wine atau bir saat menikmati santapan karena rasa minuman ini bisa menyamarkan rasa makanan.

Tak hanya itu, baik wine ataupun bir sama-sama tinggi kalori. Meminumnya terlalu banyak bisa membuat nilai asupan kalori seseorang melonjak.

Pakar mengungkap manfaat sehat konsumsi air putih hangat. Baca halaman selanjutnya.



Simak Video "Mengenal Arti dan Cara Pairing Teh yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT