7 Pola Makan Panjang Umur Ini Diungkap Orang-orang Tertua di Dunia

ADVERTISEMENT

7 Pola Makan Panjang Umur Ini Diungkap Orang-orang Tertua di Dunia

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Sabtu, 25 Jun 2022 05:00 WIB
7 Pola Makan Panjang Umur Ini Diungkap Orang-orang Tertua di Dunia
Foto: Getty Images/iStockphoto/nd3000
Jakarta -

Memiliki umur panjang dan sehat adalah dambaan banyak orang. Untuk meraihnya, coba praktikkan pola makan panjang umur yang dibagikan deretan orang tertua di dunia berikut ini.

Hidup sehat hingga berumur 80 tahun ke atas tak bisa digapai semua orang, namun ada juga beberapa orang beruntung yang bisa mencapai umur tersebut. Mereka bahkan ada yang berumur 90 hingga 100 tahun!

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi hal itu, salah satunya pola makan sehat. Hal ini terbukti secara ilmiah dimana terdapat nutrisi tertentu pada beberapa makanan dan minuman yang membuat tubuh seseorang sehat hingga bisa berumur panjang.

Pola makan ini dijalani oleh beberapa orang tertua di dunia seperti yang ditemukan di wilayah Blue Zone. Wilayah tersebut antara lain Okinawa, Jepang; Sardinia, Italia; Nicoya, Kosta Rika; and Ikaria, Yunani.

Seperti apa pola makan mereka? Berikut detikfood merangkumnya dari Eat This, Not That! (23/6):

1. Tak banyak makan daging

Penulis National Geographic, Dan Buettner yang pernah meneliti orang-orang tertua di dunia menemukan kalau kebanyakan orang di wilayah Blue Zone hanya sedikit makan daging. Jumlahnya tak lebih dari 56 gram untuk tiap kali makan selama 5 kali dalam sebulan.

Secara terpisah, hasil penelitian jangka panjang oleh Loma Linda University menemukan bahwa orang-orang dalam sekte Kristen Seventh-Day Adventism yang vegetarian, berumur 8 tahun lebih lama dari golongan Seventh-Day Adventism non vegetarian.

Protein dalam daging memang dibutuhkan tubuh karena beragam fungsinya, termasuk memunculkan rasa puas saat makan. Namun pakar kesehatan mengatakan kalau sumber protein tak hanya daging merah saja, tapi juga bisa dari ikan atau bahan protein nabati.

2. Makan lebih banyak sayur

7 Pola Makan Panjang Umur Ini Diungkap Orang-orang Tertua di DuniaFoto: Getty Images/iStockphoto/nd3000

Pola makan panjang umur yang juga dipraktikkan orang-orang tertua di dunia adalah makan lebih banyak sayur. Orang-orang Ikaria di Yunani, misalnya, hampir 20% dari makanan mereka adalah sayuran hijau dan 11% adalah kacang-kacangan.

Mengonsumsi lebih banyak sayuran, biji-bijian, hingga kacang-kacangan memang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan umur harapan hidup seseorang. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan orang berusia 60 tahun masih bisa hidup 8 tahun lagi jika mereka mengubah pola makannya menjadi seperti masyarakat Blue Zones.

3. Makan ikan ukuran kecil

Makan ikan memang menyehatkan, namun ada fakta menarik soal kebiasaan makan ikan masyarakat Blue Zones. Mereka lebih memilih ikan yang ukurannya lebih kecil seperti sarden dan ikan teri. Mengapa?

Ikan berukuran kecil mengandung lebih sedikit merkuri dibanding ikan yang lebih besar seperti tuna, salmon, dan tilapia. Sebuah penelitian bahkan pernah menemukan mereka yang makan ikan lebih banyak memiliki kadar merkuri lebih tinggi dalam aliran darah mereka dibanding yang tidak banyak makan ikan.

4. Makan secangkir biji-bijian tiap hari

7 Pola Makan Panjang Umur Ini Diungkap Orang-orang Tertua di DuniaFoto: Getty Images/iStockphoto/nd3000

Jika kamu ingin memulai pola makan sehat layaknya masyarakat Blue Zone, coba rutin makan 1 cangkir bijian tiap hari. Bahan makanan nabati ini memang seolah jadi menu wajib orang-orang panjang umur.

Jenisnya bisa chickpea, kacang merah, kacang lentil, kacang polong, hingga edamame. Secara ilmiah, konsumsi biji-bijian memang terbukti menyehatkan. Dengan kandungan tinggi serat dan protein, mengonsumsinya bisa mencegah diabetes tipe 2.

Pola makan panjang umur ada di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT