ADVERTISEMENT

Mudah Capek? Bisa Jadi Tubuh Kurang Asupan Karbohidrat

Yenny Mustika Sari - detikFood
Kamis, 14 Jul 2022 06:00 WIB
Tanda kekurangan karbohidrat yang dirasakan oleh tubuh manusia
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Meski makanan berkarbohidrat tinggi kerap dihindari, asupannya yang cukup juga dapat menyehatkan tubuh. Kalau kurang karbohidrat, tubuh jadi mudah capek.

Karbohidrat merupakan salah satu kandungan nutrisi yang umum ditemui pada makanan. Seperti nasi, umbi-umbian, biji-bijian, hingga buah.

Kandungan nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh. Di antaranya sebagai sumber energi, mencegah penyakit, hingga memaksimalkan fungsi otak. Oleh karenanya, asupan karbohidrat harus terpenuhi setiap harinya.

Dilansir dari The Sun (6/7), Nichola Ludlam-Raine seorang ahli diet mengungkapkan kalau tak ada gunanya menghilangkan karbohidrat saat diet. "Diet rendah karbohidrat populer beberapa tahun ini, tetapi mengurangi asupannya dapat menimbulkan masalah," ujarnya.

Baca Juga: Heboh! Netizen Ini Makan Nasi Padang Sampai Habis Rp 8 Juta

Berikut ini 4 tanda yang dirasakan tubuh saat kurang asupan karbohidrat.

1. Kekurangan Energi

Diet Tanpa Nasi atau Karbohidrat Lainjenis karbohidrat Foto: iStock

Diketahui kalau karbohidrat adalah sumber utama energi. Energi yang penuh akan membuatmu bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.

Ludlam-Raine mengungkapkan kalau kamu mengurangi asupan karbohidrat secara signifikan, maka akan terjadi penipisan tingkat energi. Hal ini dapat berkaitan dengan fungsi tubuh lainnya.

"Karbohidrat mampu menyediakan sumber energi yang lebih cepat untuk memungkinkan tubuh berfungsi secara optimal, baik secara kognitif maupun fisik," jelasnya.

2. Kabut Otak

Tanda kekurangan karbohidrat yang dirasakan oleh tubuh manusiakabut otak, kondisi dimana seseorang memiliki masalah dengan daya ingat. Foto: Getty Images/iStockphoto

Kabut otak merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan masalah yang berkaitan dengan menurunnya daya ingat seseorang. Kerap juga disebut dengan pikun. Hal ini dapat dirasakan oleh seseorang kalau kekurangan asupan karbohidrat.

Karena, sumber energi utama di otak adalah glukosa, yang berasal dari makan berkarbohidrat. Gejala kabut otak ini dapat mencakup kemurungan, mudah marah, dan kesulitan berkonsentrasi.

Baca Juga: Daging Sapi Masih Bergerak Setelah Dipotong, Ini Alasan Ilmiahnya



Simak Video "Bikin Laper: Icip-icip Lontong Kikil, Rujak Cingur dan Rawon"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT