Tak Dianjurkan dalam Islam, Makan Berdiri Berefek Buruk Bagi Tubuh

ADVERTISEMENT

Tak Dianjurkan dalam Islam, Makan Berdiri Berefek Buruk Bagi Tubuh

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 24 Jun 2022 05:00 WIB
Efek makan sambil berdiri
Foto: iStockphoto
Jakarta -

Dalam Islam, ada sunnah untuk tidak berdiri saat makan dan minum. Dilihat dari sisi ilmiah, kebiasaan ini rupanya memang bisa berefek buruk bagi tubuh.

Banyak orang mungkin berpikir bahwa makan berdiri lebih baik bagi tubuh karena ada pergerakan yang terjadi. Dengan makan sambil berdiri dan jalan, seseorang akan melakukan lebih banyak langkah setiap harinya.

Faktanya anggapan itu tidak tepat. Masih banyak hal lain yang bisa mengubah pola hidup menjadi sehat.

Dr. Berookim selaku ahli gastroenterologi menjelaskan pro dan kontra dari kebiasaan makan sambil berdiri tegak. Dirangkum dari livestrong.com (18/06), berikut ini adalah penjelasan mengenai efek buruk dan pengecualian makan sambil berdiri yang dijelaskan oleh pakar kesehatan.

1. Efek Buruk dari Makan Berdiri :

Makan sambil berdiri memiliki beberapa efek buruk bagi pencernaan. Ini karena asupan makanan akan mengurangi aliran darah yang dibutuhkan pencernaan sehingga timbul beberapa gejala. Selain itu makan berdiri juga bisa menyebabkan makan yang berlebih.

A. Dapat Menyebabkan Gas dan Kembung

Dr. Berookim mengatakan bahwa secara fisiologis makan sambil berdiri akan menyebabkan darah menggenang di kaki. Kondisi tersebut mampu mengurangi aliran darah yang cukup ke usus yang dibutuhkan untuk pencernaan.

Jika hal ini terjadi, maka pencernaan akan terganggu dan biasanya ditandai dengan gejala seperti perut bergas dan kembung.

Makan sambil berdiri umumnya dilakukan pada suatu acara besar seperti acara pernikahan atau pesta. Pada acara ini orang biasanya terdorong untuk makan lebih cepat karena mereka ingin mencicipi makanan lainnya.

Efek makan sambil berdiriMakan sambil berdiri umumnya dilakukan pada suatu acara besar yang mendorong orang untuk makan lebih cepat. Foto: iStockphoto

Mereka mungkin mengunyah makanan dengan lebih cepat kemungkinan akan menelan lebih banyak udara sehingga menyebabkan lebih banyak gas di perut.

B. Dapat Menyebabkan Makan Berlebihan

Orang yang makan sambil berdiri biasanya akan makan lebih cepat, yang pastinya menghasilkan waktu makan yang lebih pendek juga.

Dr. Berookim mengatakan, kecepatan waktu tersebut ternyata mendorong makan berlebihan karena beberapa alasan.

Pertama, berdiri sambil makan yang biasanya diikuti dengan gerakan akan mendorong pencernaan lebih cepat dan mungkin membuat seseorang merasa cepat lapar.

Kedua, ketika makan cepat sambil berdiri, seseorang akan lebih mudah terganggu sehingga akan hilang fokus kepada makanan dan kurang menikmati setiap gigitan. Inilah yang menjadi penyebab perut kurang kenyang.

Seperti apa yang dijelaskan oleh Dr. Berookim bahwa semakin banyak waktu yang dimiliki seseorang untuk mengunyah makanan, semakin kecil kemungkinan seseorang makan lebih banyak.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT