ADVERTISEMENT

Lebih Baik Makan atau Mandi Dulu? Ini Kata Pakar Kesehatan

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 21 Jun 2022 16:00 WIB
Apakah lebih baik mandi setelah makan?
Foto: iStockphoto
Jakarta -

Setelah beraktivitas, banyak orang lebih memilih untuk makan dulu dibandingkan mandi. Ternyata dari segi kesehatan, ada hal penting yang harus diperhatikan.

Kebanyakan orang menganggap makan lebih penting dibanding mandi. Hal ini memang tidak salah, namun mandi setelah makan malam ternyata kurang baik untuk sistem pencernaan.

Mandi setelah makan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Biasanya gejala yang timbul seperti rasa kram dan gangguan pada pencernaan. Ini semua diakibatkan karena suhu air tersebut dapat mempengaruhi aliran darah dalam tubuh.

Dirangkum dari livestrong.com (13/06), berikut penjelasan soal mengapa mandi setelah makan bisa berdampak buruk bagi kesehatan:

1. Efek Negatif Mandi Setelah makan

Ahli gastroenterologi dari Institute of Southern California, Peyton mengatakan bahwa setelah seseorang mengonsumsi makanan, darah akan bergerak menuju organ pencernaan. Hal ini yang akan menyebabkan suhu tubuh naik.

Suhu tubuh yang meningkat ini sebenarnya akan bermanfaat agar tubuh lebih mudah mencerna makanan dengan benar, sehingga tubuh akan terasa lebih nyaman.

Tetapi jika mandi dengan air hangat setelah makan, ini mungkin akan berbahaya. Dr. Berookim mengatakan bahwa air panas akan meningkatkan suhu tubuh dan mengalirkan darah dari organ pencernaan.

Apakah lebih baik mandi setelah makan?Jika mandi air hangat setelah makan, ini mungkin akan berbahaya. Dr. Berookim mengatakan bahwa air panas akan meningkatkan suhu tubuh dan mengalirkan darah dari organ pencernaan. Foto: iStockphoto

Sementara ahli gastroenterologi lainnya yaitu Dr. Ivanina mengatakan bahwa mandi setelah makan akan mengubah rute aliran darah dari perut sehingga proses pencernaan akan terganggu. Itulah yang akan menyebabkan beberapa gejala seperti kram karena perut tidak menerima aliran darah yang dibutuhkan.

Cara terbaik yang bisa dilakukan agar tetap bisa mandi setelah makan adalah coba makan dengan porsi lebih sedikit. Jaga juga postur tubuh agar tetap tegak untuk menghindari gangguan pencernaan.

2. Cara dan Waktu yang Tepat untuk Mandi

Mandi air hangat memang akan mengacaukan sistem pencernaan, tetapi apakah mandi air dingin setelah makan merupakan alternatif lebih baik?

Dr. Berookim mengatakan bahwa mandi air dingin sebaliknya akan menurunkan suhu tubuh dan tidak mengalirkan darah dari organ pencernaan.

Ternyata mandi air dingin merupakan opsi yang lebih baik karena mampu meningkatkan metabolisme dan membantu dalam membakar lebih banyak lemak dari makanan yang baru saja dikonsumsi.

Namun Dr.Ivanina menyarankan untuk mandi dengan suhu yang tidak terlalu dingin. Jika memang harus mandi setelah makan, sebaiknya mandi dengan air bersuhu kamar.

Ini karena air dingin akan mengejutkan sistem dan mempersempit pembuluh darah yang menuju kulit. Sementara air panas akan membuka pembuluh darah yang menuju kulit. Suhu netral ini akan memberikan efek lebih kecil pada pengalihan aliran darah.

Idealnya adalah membiarkan sistem pencernaan tubuh bekerja lebih dahulu. Dr. Berookim mengatakan untuk menunggu setidaknya 20 sampai 40 menit sebelum mandi. Sementara Dr. Ivanina mengatakan untuk menunggu sekitar satu jam agar perut mendapatkan semua aliran darah ekstra yang dibutuhkan bagi pencernaan.

Meskipun bukan mandi, berenang setelah makan juga tidak disarankan apalagi berenang di kolam yang panas. Hal tersebut tentu memiliki efek yang sama pada tubuh seperti mandi air panas.

Selain itu berenang adalah latihan fisik yang dimana akan meningkatkan detak jantung yang membutuhkan aliran darah ke otot dengan mengumpulkannya dari organ pencernaan. Itulah sebabnya lebih baik untuk menghindari olahraga apapun setelah makan.



Simak Video "Bikin Laper: Berburu Kuliner Malam di Pontianak"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT