Pencinta Makanan Pedas! Ini 7 Bahaya Sering Makan Pedas Menurut Penelitian

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 05 Apr 2022 06:00 WIB
reaksi makan pedas Foto: iStock
Jakarta -

Pencinta makanan pedas perlu mewaspadai bahaya terlalu sering makan makanan pedas. Para pakar menjelaskan ini 5 bahaya sering makan pedas menurut ilmu pengetahuan (sains).

Makanan pedas merupakan menu yang akrab disantap orang Indonesia. Berbagai olahan dengan tambahan cabai disukai karena menghasilkan sensasi pedas menyengat yang bisa bikin nafsu makan bertambah.

Tak sedikit orang Indonesia yang menjadikan makanan pedas sebagai menu sehari-hari. Mereka juga banyak yang terbiasa mengonsumsi saus cabai dan sambal. Beberapa bahkan tak bisa makan tanpa kedua pelengkap itu.

Di balik rasanya yang enak, konsumsi makanan pedas perlu diwaspadai karena menimbulkan efek samping. Mengutip Eat This, Not That (29/3/2022), hal ini lantaran beberapa orang sensitif dengan asupan makanan pedas dan beberapa lainnya memang makan makanan pedas terlalu banyak.

Ini dia 7 bahaya sering makan pedas menurut ilmu pengetahuan:

1. Sakit perut dan diare

Banyak yang sudah tahu kalau konsumsi makanan pedas bisa memicu sakit perut dan diare. Hal ini bukan tanpa alasan karena sebuah penelitian mengungkap capsaicin yang terkandung dalam cabai bisa mengiritasi lapisan perut setelah dimakan.

Hasilnya, seseorang alami efek samping seperti mual, muntah, nyeri perut, dan rasa 'panas' saat diare. Jika kamu mengalami kondisi ini, coba berhenti makan cabai atau pilih rempah yang rasa pedasnya lebih lembut seperti bubuk mustard atau paprika bubuk.

2. Picu jerawat dan ekstrem

3 Alasan Minum Kopi Picu Jerawat dan Cara MenghindarinyaBahaya sering makan pedas juga bisa memicu timbulnya jerawat. Foto: Getty Images/PeopleImages

Selain pencernaan, bahaya makan pedas juga bisa berdampak pada kulit. Dokter kulit bernama Rebecca Tung mengatakan konsumsi makanan pedas bisa membuat jerawat kian parah. Hal ini dipengaruhi oleh peradangan alias inflamasi yang terjadi dalam tubuh.

"Ketika makanan pedas menyebabkan peradangan pada usus-mulai dari sakit perut, refluks asam, atau gejala lainnya-terkadang peradangan ini juga dapat terlihat pada kulit yang memerah, berjerawat, atau bahkan eksim," kata Rebecca. Ia pun menyarankan agar seseorang membuat buku harian makanan untuk melihat kira-kira makanan apa yang menyebabkan jerawat? Bisa jadi makanan pedas merupakan penyebab utamanya.

3. Insomnia

Bagi yang sering sulit tidur di malam hari alias insomnia, bisa jadi karena kamu terlalu sering makan makanan pedas dan berempah. Hal ini disebabkan rasa panas atau nyeri ulu hati (heartburn) yang muncul selepas mengonsumsinya.

"Heartburn sangat mengganggu orang-orang yang memiliki masalah GERD atau sering disebut refluks asam," kata pakar kesehatan dalam WebMD. Banyak pakar juga mengungkap makan makanan pedas mendekati waktu tidur sangat tidak disarankan karena ketika kamu dalam posisi berbaring, rasa nyerinya bisa makin buruk.

4. Iritasi tenggorokan

Ilustrasi wanita sakit tenggorokanTerlalu banyak makan pedas juga bisa mengiritasi tenggorokan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Menurut pakar kesehatan dalam The Mayo Clinic, terlalu banyak makan pedas bisa mengiritasi tenggorokan. Ketika kamu punya penyakit asam lambung, beberapa gejala yang mungkin dirasakan juga termasuk rasa sakit dan bengkak pada tenggorokan.

Dampak lebih jauhnya, kamu bisa alami gangguan suara karena serak yang muncul. Beberapa penggemar makanan pedas sepertinya 'akrab' dengan efek samping ini.

Bahaya sering makan pedas juga bisa berdampak pada kulit, lihat halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com