5 Makanan Ini Bikin Batuk Makin Parah, Termasuk Makanan Pedas

Devi Setya - detikFood
Minggu, 13 Feb 2022 05:00 WIB
5 Makanan Ini Bikin Batuk Makin Parah
Foto: Getty Images/iStockphoto/LarisaBlinova
Jakarta -

Sekarang banyak orang khawatir jika terserang batuk karena ini merupakan salah satu gejala Omicron. Agar batuk tidak semakin parah, coba hindari beberapa makanan pemicu batuk.

Batuk menjadi salah satu indikator orang terpapar Covid-19, khususnya varian Omicron. Meskipun sebenarnya tidak semua orang yang batuk positif Omicron. Bisa saja karena virus batuk biasa.

Ketika muncul gejala batuk, sebaiknya langsung redakan dengan mengonsumsi obat pereda batuk misalnya yang mengandung dekongestan. Atau bisa juga melalui pengobatan herbal dengan mengonsumsi minuman hangat ataupun sup.

Menurut The Cochrane Database of Systematic Review, flu biasa dan infeksi saluran pernapasan atas seperti bronkitis dan batuk disebabkan oleh virus, konsumsi antibiotik hanya bekerja melawan infeksi bakteri, tidak efektif dalam menyembuhkannya. Selain melakukan langkah pengobatan, kamu juga perlu mengatur pola makan dengan menghindari makanan pemicu batuk.

Dilansir dari FirstPost (8/2) berikut beberapa makanan dan minuman yang membuat batuk semakin parah:

1. Gula dan makanan manis

Konsumsi gula dan makanan manis saat mengalami batuk terbukti membuat batuk semakin parah. Dari penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Immunology pada tahun 2017, peningkatan asupan gula dapat menekan sistem kekebalan tubuh, terutama saat melawan infeksi virus.

Ketika sistem imun menurun maka tubuh akan sulit melawan virus, termasuk virus penyebab batuk. Jadi ketika sedang mengalami batuk, cobalah untuk menghindari makanan manis. Namun jika ingin membuat napas lebih lega, kamu bisa membuat teh manis dengan tambahan madu. Usahakan gunakan madu dalam jumlah secukupnya.

5 Makanan Ini Bikin Batuk Makin ParahMakanan Manis Bikin Batuk Makin Parah Foto: Getty Images/iStockphoto/LarisaBlinova

2. Minuman beralkohol


Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Alcohol pada tahun 2007 mengungkap kaitan antara konsumsi alkohol dengan peningkatan resiko radang paru-paru masalah pernapasan. Minuman beralkohol juga menekan sel darah putih dalam darah yang berfungsi melawan virus flu.

Terlebih lagi, alkohol juga menyebabkan dehidrasi, padahal orang yang mengalami batuk dan flu justru membutuhkan banyak asupan cairan. Jadi saat terserang batuk, sebaiknya hentikan kebiasaan minum alkohol.



Simak Video "Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Festival Baso Aci Garut 2022"
[Gambas:Video 20detik]