Kurangi Konsumsi Daging Mampu Turunkan Risiko Kanker, Ini Temuan Peneliti

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 06 Jun 2022 08:00 WIB
Mengurangi Makan Daging
Foto: Getty Images
Jakarta -

Daging merah merupakan sumber protein yang baik. Namun konsumsinya juga harus dibatasi. Studi terbaru menemukan mengurangi makan daging bisa menurunkan risiko kanker.

Daging merah menjadi sumber protein, zat besi, seng, vitamin B12, hingga omega-3 yang baik. Makan dalam jumlah tepat bisa bermanfaat bagi kesehatan. Meskipun kandungan nutrisinya bagus, namun jika terlalu banyak juga bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker.

Mengurangi Makan DagingDaging merah memang menjadi sumber nutrisi yang baik jika dikonsumsi secara tepat. Namun jika berlebihan bisa menimbulkan risiko kanker. Foto: Getty Images

Dilansir dari healthyfood.com (25/02), penelitian di Inggris yang meneliti pola makan pada 470.000 orang dewasa, menemukan bahwa risiko kanker secara keseluruhan adalah 2 persen lebih rendah di antara mereka yang makan daging lima kali atau kurang per minggu.

Penurunan risiko kanker juga lebih besar 10 persen bagi mereka yang makan ikan, bukan daging. Mereka yang vegetarian atau vegan juga 14 persen lebih rendah berisiko terkena kanker. Dibandingkan dengan mereka yang makan daging lebih dari lima kali dalam seminggu.

Para peneliti ini menemukan hasil pada pria, pemakan daging moderat dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal 9 persen lebih rendah dibandingkan pemakan daging berat.

Penelitian juga menunjukkan risiko kanker prostat 20 persen lebih rendah di antara pria yang makan ikan tetapi tidak makan daging. Juga 31 persen lebih rendah di antara pria yang mengikuti diet vegetarian, dibandingkan pria yang makan daging lebih dari lima kali per minggu.

Sementara para wanita pascamenopause dan vegetarian memiliki risiko 18 persen lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang lebih sering makan daging. Namun peneliti mengatakan mungkin hal ini terjadi karena wanita vegetarian umumnya memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.

Namun studi yang dilakukan masih memiliki banyak keterbatasan. Studi yang dipublikasikan di BMC Medicine ini bersifat observasional yang mana datanya dikumpulkan pada waktu tertentu. Sehingga tidak mewakili pola diet seumur hidup para partisipan.

Berdasarkan bukti sejauh ini, untuk mengurangi risiko kanker pada manusia, para ahli merekomendasikan pembatasan konsumsi daging merah tidak lebih dari 700 gram berat mentah per minggu.

Mengurangi Makan DagingUntuk mengurangi risiko kanker pada manusia, para ahli merekomendasikan pembatasan konsumsi daging merah tidak lebih dari 700 gram berat mentah per minggu. Foto: Getty Images

Tetapi untuk kesehatan jantung, disarankan membatasinya hanya 350 gram berat matang per minggu yang artinya bisa dikonsumsi selama tiga atau empat kali makan. Untuk mengurangi konsumsi daging, bahan makanan ini dapat dikonsumsi sebagai pelengkap tumisan, salad, ataupun pasta.

Terlepas dari beberapa studi yang telah dilakukan, sebaiknya apapun yang kita makan harus dibatasi jumlahnya dan dimakan dalam porsi yang tepat. Karena nantinya asupan makanan yang masuk dalam tubuh pasti berpengaruh pada kesehatan.



Simak Video "Resep Oseng Mercon Daging Sapi yang Menggugah Selera"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/odi)