6 Kondisi Tubuh Ini Menandakan Kamu Harus Berhenti Minum Kopi

Yenny Mustika Sari - detikFood
Selasa, 31 Mei 2022 06:00 WIB
Minum Kopi untuk Cegah Inflamasi
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Kopi diketahui menyimpan beragam manfaat sehat, namun ada juga efek buruknya. Kalau tubuh memberi beberapa kondisi ini, artinya kamu harus berhenti minum kopi.

Kopi merupakan minuman sehat yang banyak digemari. Meskipun rasanya pahit, ada aroma dan cita rasa yang membuat penggemarnya bisa selalu menikmati kopi.

Di balik berbagai manfaat sehatnya, kopi juga dapat memberikan efek buruk kalau mengonsumsinya tak tepat. Perlu diketahui juga kalau ada sebagian orang dengan kondisi dan riwayat penyakit tertentu yang tak diperbolehkan mengonsumsi kopi.

Annamaria Louloudis selaku ahli diet juga menjelaskan kalau toleransi kafein setiap orang berbeda-beda. Idealnya sekitar 400 miligram per hari (2-4 gelas).

"Toleransi kafein setiap orang itu berbeda-beda. Saya akan merekomendasikan untuk selalu memantau kondisi individu terkait dengan asupan kopi," kata ahli diet Annamaria Louloudis.

Baca Juga: Mantan Pegawai Resto Michelin Ini Buka Gerai Mie, Sukses Diakui Michelin Guide!

Dilansir dari Eat This (29/5), berikut 6 sinyal tubuh yang menandakan kamu harus berhenti minum kopi.

1. Penderita Darah Tinggi

Minum Kopi untuk Cegah Inflamasikopi sebabkan darah tinggi Foto: Getty Images/iStockphoto

Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi tubuh di mana seseorang memiliki tekanan darah di angka 130/80 mmHg atau lebih. Penyakit ini dapat disebabkan karena jarang melakukan aktivitas fisik, obesitas, stres, hingga merokok.

Penderita darah tinggi dianjurkan untuk menghindari konsumsi kopi karena dapat menyebabkan peningkatan teknanan. Sandy Younan Brikho selaku ahli diet menjelaskan bahwa ada penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan tekanan darah pada orang yang mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak.

2. Sakit GERD

GERD merupakan penyakit lambung yang memiliki kemiripan dengan asam lambung. Gejalanya meliputi nyeri panas di sekitar area dada yang terjadi setelah makan. Kalau kamu mengidap GERD, sebaiknya rutinitas mengonsumsi kopi harus dihentikan.

Dikarenakan kafein pada kopi dapat memicu gejala refluks asam yang bekerja untuk mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah. Louloudis menjelaskan kalau tidak mengonsumsi kopi adalah cara untuk menyembuhkan GERD.

3. Susah Tidur

Desperate girl suffering insomnia trying to sleep in a bed at home in the nightinsomnia Foto: iStock

Insomnia merupakan gejala susah tidur yang banyak dialami orang. Hal ini bisa disebabkan karena stres hingga kondisi kesehatan yang memburuk.

Bagi yang susah tidur, sebaiknya menjauhi kopi agar kualitas tidur menjadi lebih baik. Karena kafein pada kopi dapat menambah energi, sehingga tubuh lebih terjaga dan tidur larut malam.

Baca Juga: 20 Nasi Goreng Gila Komplet Rp 20 Ribuan Ada di Sini!



Simak Video "Melihat Produksi Kopi Sepoor yang Legendaris di Kota Pasuruan"
[Gambas:Video 20detik]