Jadi Ikon Kuliner Indonesia, Ini 5 Fakta Nasi Goreng yang Menarik

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 16 Mei 2022 10:00 WIB
Nasi Goreng
Foto: iStock
Jakarta -

Nasi goreng menjadi makanan ikonik Indonesia yang sudah mendunia. Diadaptasi dari China ada fakta menarik soal nasi goreng ini.

Nasi goreng atau fried rice dikenal hampir semua negara Asia. Dicatat dalam sejarah nasi goreng dibuat untuk mendaur ulang atau mengolah kembali sisa nasi putih menjadi hidang nasi yang lezat.

Terlihat mudah dibuat, padahal ada teknik menggoyang wajan dan bumbu minimalis yang harus dikuasai saat memasak nasi goreng. Itu sebabnya orang selalu bilang nasi goreng buatan restoran hingga abang-abang rasanya lebih lezat.

Meskipun sudah menjadi hidangan sehari-hari yang lumrah, ada beberapa fakta menarik soal nasi goreng yang menarik disimak. Seperti 5 fakta nasi goreng yang menarik berikut ini

1. Daur ulang nasi sisa

Dikutip dari mashed.com (10/05), menurut penjelasan 'Eating China' sebenarnya awal mula diciptakan-nya nasi goreng adalah untuk memanfaatkan sisa nasi. Di China sendiri, nasi putih yang dicampur dengan bahan-bahan yang sederhana menjadikan nasi goreng sebagai santapan ekonomis.

Pembuatan nasi goreng pun terbilang cukup mudah. Bahan-bahannya terdiri dari nasi, sayuran, dan juga daging yang dimasak dengan disatukan dalam wajan. Kemudian ditambah dengan kecap dan rempah-rempah, kacang-kacangan, bahkan keju agar lebih sedap.

2. Dimasak pakai wajan besi

Nasi Goreng WajanWajan cekung atau wok akan lebih efektif untuk menghasilkan nasi goreng yang enak Foto: iStock

Bukan hanya bahan-bahan saja, namun alat dan teknik memasak juga merupakan kunci kelezatan nasi goreng. Dalam hal ini, ternyata untuk memasak nasi goreng yang enak, wajan merupakan hal penting.

Menurut The Works of Life, wajan cekung atau wok akan cepat memanas sehingga lebih efektif ketika ada penambahan bahan baru. Untuk menghasilkan nasi goreng yang sempurna, teknik yang telah terbukti optimal adalah dengan melempar nasi dalam wajan. Dengan cara menggoyang keras wajannya.

Studi yang dilakukan oleh 'Journal of the Royal Society' telah menemukan bahwa penerapan teknik pelemparan wajan akan memungkinkan panas yang sangat tinggi tanpa membakar makanan tersebut. Hasilnya bagian luar butiran nasi garing dan nasi tetap pulen.