Bolehkah Minum Kopi Saat Diet Intermittent Fasting? Ini Kata Ahli Gizi

ADVERTISEMENT

Bolehkah Minum Kopi Saat Diet Intermittent Fasting? Ini Kata Ahli Gizi

Devi Setya - detikFood
Jumat, 25 Mar 2022 05:00 WIB
Kopi Hitam Bikin Awet Muda dan Panjang Umur
Foto: Getty Images/iStockphoto/naramit
Jakarta -

Beberapa orang sudah membuktikan bahwa diet intermittent fasting ampuh menurunkan berat badan. Tapi saat menjalani diet ini, apakah masih boleh minum kopi?

Diet intermittent fasting punya pola khusus untuk mengatur jam makan. Para pelaku diet ini harus berhenti makan saat malam hari hingga pagi. Diet ini diklaim ampuh membantu mengontrol tekanan darah, mengurangi lemak hati, menurunkan kolesterol dan tentunya mengurangi berat badan.

Saat 'puasa' makan, tubuh akan mengambil cadangan lemak dalam tubuh untuk diolah dalam metabolisme. Ketika tubuh merasa lapar maka metabolisme akan melambat dan memaksa sel-sel lemak melepaskan glukosa untuk menjadi bahan bakar. Hal ini dijelaskan Barbie Boules, seorang ahli gizi dari Barbie Boules Longevity Nutrition.

Seiring berjalannya waktu, dengan puasa sementara yang dilakukan berulang ini dapat memberikan efek penurunan berat badan. Untuk jenis makanan dan porsinya pun diatur namun tetap bisa makan makanan enak karena diet ini tidak membatasi jenis makanan.


Demikian juga bagi penggemar kopi. Dilansir dari Woman Health Magazine (24/3) ketika menjalani program diet, kamu bisa tetap menikmati kopi.

Berikut panduan minum kopi bagi para pelaku diet intermittent fasting:

1. Bisa tetap ngopi saat diet intermittent fasting

Secangkir kopi tidak mengandung lemak dan hampir tanpa kalori, jadi tidak akan mempengaruhi pola diet kamu. Artinya kamu tetap bisa minum kopi tanpa khawatir pola diet intermittent fasting ini akan berantakan. Namun tidak semua jenis kopi bisa dikonsumsi.

Boules mengatakan kopi yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah kopi hitam tanpa tambahan pemanis seperti gula, susu ataupun krimer. Menurut USDA, kopi hitam biasa mengandung sekitar dua hingga lima kalori per cangkir. Tetapi ketika kamu menambahkan gula, susu, atau krimer maka kalorinya bisa melonjak hingga 100 kalori.

Kopi hitam juga membantu mempercepat metabolisme sehingga efeknya justru lebih baik. Namun lagi-lagi diingatkan bahwa efek positif ini bisa didapatkan ketika kamu mengonsumsi kopi hitam.

drinkPangeran Philip Rutin Minum Kopi Hitam di Pagi Hari, Ini 5 Manfaat SehatnyaMinum Kopi Saat Diet Intermittent Fasting Foto: Getty Images/iStockphoto

2. Kopi membuat diet semakin efektif

Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh meningkatkan stamina, jadi tak heran kalau orang yang mengonsumsi kopi merasa lebih bersemangat. Hal ini juga berpengaruh pada diet intermittent fasting.

Ketika seseorang merasa dirinya berstamina maka biasanya akan lupa dengan rasa lapar. Menurut Scott Keatley, Ahli Gizi dari Keatley Medical Nutrition Therapy, kopi memberi dorongan positif untuk penurunan berat badan, terutama ketika menjalani diet intermittent fasting.

Perlu dicatat, bahwa hal ini memberikan efek berbeda pada setiap orang. Jumlah konsumsi kopi juga harus disesuaikan dengan anjuran yakni maksimal 3 cangkir kopi dalam sehari.



Simak Video "Melihat Proses Pembuatan Kopi Toraja Secara Tradisional"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT