5 Fakta Teh Kombucha, Manfaat dan Hukum Mengonsumsinya

Riska Fitria - detikFood Rabu, 12 Jan 2022 06:00 WIB
Fakta teh kombucha Foto: iStock
Jakarta -

Teh kombucha memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Namun, di balik manfaatnya itu terselip keraguan soal kehalalan mengonsumsi teh kombucha.

Teh kombucha merupakan produk probiotik. Selain sebagai minuman yang menyehatkan, teh kombucha juga sering dimanfaatkan sebagai obat karena manfaatnya yang dapat menyembuhkan penyakit.

Minuman probiotik ini dapat menyembuhkan pilek, flu, sembelit, maag, masalah pencernaan, tekanan darah tinggi. Selain itu juga dapat menurunkan berat badan.

Teh ini dibuat dengan melewati proses fermentasi air teh manis yang kemudian ditambah biang jamur. Dari proses itu yang akhirnya menghasilkan alkohol, meskipun kadarnya kecil.

Adanya kandungan alkohol itulah yang akhirnya membuat beberapa orang meragukan kehalalan teh kombucha. Sebenarnya, bagaimana proses pembuatan teh kombucha dan hukum mengonsumsinya?

Berikut 5 fakta tentang teh kombucha:

1. Berasal dari Asia Timur

Fakta teh kombuchaTeh kombucha yang sudah ditambahkan jamur Foto: iStock

Kombucha sudah dikenal lebih dari 2.000 tahun sebelum masehi. Dikutip dari Indo Kombucha, teh kombucha berasal dari Asia Timur. Teh ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1930-an.

Teh kombucha pernah populer pada tahun 2002 dan akhir-akhir ini muncul tren membuat teh kombucha sendiri. Karena khasiat sehatnya yang banyak. Orangpun membagikan resepnya lewat TikTok.

Dalam proses pembuatannya teh kombucha diberi jamur kombucha. Masyarakat Jawa Tengah Jawa Timur lebih mengenal dengan sebutan jamur Dipo atau Benteng.

Baca Juga: Fakta Scoby, Jamur dalam Pembuatan Kombucha yang Tren di TikTok

2. Menggunakan Jamur SCOBY

Fakta teh kombuchaPenampakan jamur SCOBY yang digunakan untuk membuat teh kombucha Foto: iStock

Proses pembuatan teh kombucha melewati tahap fermentasi yang ditambahi biang jamur. Jamur itu adalah campuran beberapa mikroba berupa bakteri dan ragi yang tidak berbahaya.

Jamur tersebut dikenal dengan singkatan SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast). Bentuk fisik SCOBY seperti nata kelapa atau yang lebih populer disebut nata de coco.

Jamur ini hidup di air yang mengandung gula untuk bertahan hidup. Biasanya dipelihara di dalam teh manis. Jadi, selama ada gula yang bisa dikonsumsi rai, maka ragi akan mengolah gula menjadi alkohol.

Alkohol itu diolah oleh bakteri dan diurai menjadi asam. Nah, air hasil fermentasi itulah yang dikonsumsi dan dikenal sebagai tehkombucha.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Nagih! Gurih Nasi Tiwul Goreng Khas Pacitan"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com