5 Pola Makan untuk Pasien Covid-19 Gejala Ringan Agar Cepat Pulih

Diah Afrilian - detikFood Sabtu, 31 Jul 2021 05:00 WIB
Asian woman wearing mask, sick doctor, cough, use to grasp the chest in the bedroom Foto: Getty Images/iStockphoto/somboon kaeoboonsong

2. Minum cukup air

Air merupakan asupan yang sangat penting untuk kenormalan fungsi tubuh. Air memiliki peran penting untuk mengangkut nutrisi dan kandungan dari asupan makanan di dalam darah. Air juga punya fungsi untuk mengatur suhu tubuh, membuang kotoran hingga melemaskan otot-otot yang tegang.

Setidaknya disarankan untuk mengonsumsi 8 hingga 10 gelas air setiap harinya. Jumlah tersebut dikatakan sebagai batas aman untuk menjaga tubuh dari dehidrasi serta menjaga seluruh organ tubuh dapat berfungsi dengan normal dan baik.

Air mineral menjadi pilihan yang terbaik. Tetapi jika menginginkan air jenis yang lainnya juga tidak dipermasalahkan. Misalnya kamu dapat mengonsumsi infused water, teh, kopi maupun jus yang dibuat sendiri dan bukan kemasan.

3. Seimbangkan asupan lemak dan minyak

makanan sedang digorengFoto: thinkstock

Asupan lemak dan minyak bukan hanya didapat melalui penggunaan minyak atau mentega saat memasak. Memilih bahan makanan yang rendah lemak, menghindari makanan yang melalui proses yang tinggi juga harus dilakukan karena kandungan lemak trans yang tersembunyi.

Jika ingin mengonsumsi daging, pilih daging ayam dibandingkan daging sapi karena kadar lemaknya yang lebih rendah. Sebisa mungkin juga konsumsi susu maupun produk olahannya yang memiliki keterangan rendah lemak.

Memesan makanan secara online dari restoran cepat saji juga sebaiknya dikurangi intensitasnya. Di dalam makanan-makanan cepat saji seperti pizza, ayam goreng dan lainnya memiliki kandungan lemak trans yang tinggi dan dapat mengganggu imunitas.

4. Kurangi garam dan gula

Saat memasak makanan sendiri di rumah, pertimbangkan kembali takaran bumbu yang digunakan. Termasuk takaran perasa seperti garam dan gula. Terutama pada penggunaan garam, konsumsi harus dibatasi menjadi maksimal 1 sendok teh per harinya.

Garam yang digunakan juga disarankan garam yang mengandung yodium yang baik. Mengurangi konsumsi makanan atau camilan yang tinggi gula dan garam juga sangat disarankan oleh badan kesehatan dunia ini.

Minuman bersoda serta minuman kemasan lainnya juga disarankan untuk dihindari karena kandungangulanya yang terlalu tinggi. Sebisa mungkin pilih buah segar dibandingkan camilan manis jika membutuhkan makanan ringan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com