7 Tips Diet Saat Puasa Supaya Badan Tak Melebar Saat Lebaran

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 06 Mei 2021 03:00 WIB
portrait of beautiful young woman wearing hijab with a bowl of granola with fresh fruit for breakfast Foto: iStock
Jakarta -

Selain mengejar pahala, puasa juga bisa jadi momen bagus untuk menurunkan berat badan. Ada 7 tips diet saat puasa supaya kamu langsing dan tidak melebar di hari lebaran.

Bulan puasa seharusnya bisa menjadi momen yang tepat untuk menurunkan berat badan. Sebab kamu bisa mengatur pola makan dengan lebih baik saat melewatkan waktu makan siang.

Tapi faktanya, tak sedikit orang yang justru mengalami kenaikan berat badan saat bulan puasa. Supaya hal ini tidak terjadi, kamu harus mengatur strategi konsumsi makanan.

Paling penting adalah memahami dua prinsip nutrisi saat puasa. Pertama, keseimbangan kalori. "Kalau kalori yang teman-teman konsumsi lebih rendah dari pada kalori yang dibakar maka akan terjadi penurunan berat badan. Jadi jika teman-teman berpuasa, tapi makannya melebihi kebutuhan kalori, ya tidak akan bisa menurunkan berat badannya," kata dr. Dion.

Prinsip kedua, perubahan pola makan selama bulan puasa. Jika di bulan-bulan biasa seseorang bisa makan 5 kali sehari, maka di bulan puasa hanya makan 4 kali yaitu tanpa makan siang.

7 Tips Diet Saat Puasa Supaya Badan Tak Melebar Saat Lebaran7 Tips Diet Saat Puasa Supaya Badan Tak Melebar Saat Lebaran Foto: YouTube The Doctor's Diet

Secara alami sebenarnya hal ini sudah membuat kondisi defisit kalori. Dari yang konsumsi hariannya bisa 2000 kkal menjadi hanya 1400 kkal saja di bulan puasa. "Namun kenyataannya, sering kali saat buka puasa atau makan malam, kita mengonsumsi makanan berkalori tinggi," kata dr. Dion.

Hal inilah yang kemudian mengganggu usaha penurunan berat badan, bahkan membuat seseorang mengasup kalori lebih tinggi sehingga terjadi kenaikan berat badan.

Berikut 7 tips diet saat puasa ala dr. Dion Haryadi yang sering membagikan video edukasi diet di channel YouTube-nya, The Doctor's Diet:

1. Buka puasa dengan sesuatu yang ringan

"Tujuan dari berbuka adalah mengembalikan kadar gula darah dan cairan tubuh setelah seharian berpuasa. Kadar gula darah yang rendah dapat meningkatkan rasa lapar sehingga berbuka dengan tepat penting dilakukan," kata dr. Dion. Ia menyarankan untuk awali dengan minum air putih. Lalu mulai dengan buah-buahan sesuai selera.

Buah itu bisa kurma, semangka, pepaya, atau melon. Selain mengandung cairan, buah-buahan juga mengandung gula alami yang bisa meningkatkan kadar gula darah yang sempat drop setelah berpuasa.

Baca Juga: 10 Menu Buka Puasa Sehat, Cocok untuk Kamu yang Sedang Diet

2. Buka puasa dengan menu seimbang

"Cara paling mudah untuk mengatur menu makanan dengan seimbang adalah melihat panduan Isi Piringku dari Kemenkes RI," kata dr. Dion. Isinya, 1/6 piring untuk protein, 2/6 piring untuk karbohidrat, 1/6 piring untuk buah, dan 2/6 untuk sayuran.

Dengan begini, asupan kalori dan nutrisi diharapkan bisa cukup. Tidak kekurangan atau berlebihan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com