Kebanyakan Makan Telur? Ini 4 Efek Buruk Kesehatan yang Mengintai

Tim Detikfood - detikFood Selasa, 06 Apr 2021 06:30 WIB
Eggs and Egg yolk in paper tray on wood Foto: iStock
Jakarta -

Telur memang termasuk bahan makanan yang paling mudah diolah. Namun jika kebanyakan makan telur bisa terserang penyakit serius.

Faktanya, telur utuh mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk mengubah satu sel menjadi ayam utuh. Namun, telur mendapat reputasi buruk karena kuning telurnya tinggi kolesterol.

Kolesterol memainkan fungsi yang sangat penting dalam tubuh Anda. Ini adalah molekul struktural yang penting untuk setiap membran sel. Ini juga digunakan untuk membuat hormon steroid seperti testosteron, estrogen dan kortisol.

Hanya saja bahaya kebanyakan makan telur juga bakal mengintai ketika makan makanan berkolesterol dalam jumlah berlebihan. Asupan tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol darah.

Free range chicken on an organic farm in Austria; Freilandhühner auf einem Bauernhof in OberösterreichEfek buruk kebanyakan makan telur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Leonsbox

Apa yang terjadi saat orang makan beberapa telur utuh sehari?

Mengutip Healthline, Telur berukuran sedang mengandung 186 mg kolesterol, yang merupakan 62% dari asupan harian yang direkomendasikan (RDI). Sebaliknya, putih sebagian besar protein dan rendah kolesterol (10).

Rekomendasi umum mencakup maksimal 2-6 kuning telur per minggu. Rekomendasi American Heart Association adalah 1 telur per hari atau 7 per minggu.

Telur adalah sumber lemak jenuh dan terlalu banyak lemak jenuh terbukti meningkatkan kadar kolesterol total dan LDL (jahat), faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 di Atherosclerosis dikutip Today, Para peneliti menemukan bahwa sementara penumpukan plak terus terjadi pada peserta setelah sekitar usia 40 tahun, mereka yang makan paling banyak kuning telur - tiga atau lebih setiap minggu - memiliki penumpukan plak yang serupa dengan perokok rokok.

Studi lain yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa makan dua telur rebus setiap hari meningkatkan pembentukan trimetilamina N-oksida (TMAO), bahan kimia yang terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Kuning telur mengandung lesitin, lemak esensial yang berperan dalam pembentukan TMAO.

Lalu, apa efek buruk bagi kesehatan jika sehari konsumsi beberapa butir telur? Baca selengkapnya DI SINI !



Simak Video "Masak Masak: Resep Petis Bumbon Khas Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com