7 Manfaat Dark Chocolate untuk Kesehatan, Cocok Buat Camilan Sehat

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 14 Feb 2021 14:00 WIB
Closeup portrait of a cute young female biting into a piece of chocolate Foto: iStock
Jakarta -

Makan cokelat bukan hanya bisa bikin bahagia, melainkan juga bagus untuk tubuh. Berikut ini 7 manfaat dark chocolate untuk kesehatan, salah satunya cegah penyakit jantung!

Cokelat memiliki kandungan yang bisa membangkitkan senyawa serotonin yang menciptakan rasa bahagia. Banyak orang yang mengkonsumsi cokelat sebagai cara mereka menghadapi stres.

Cokelat ternyata juga mengandung nutrisi yang memberikan efek positif untuk kesehatan, terutama pada jenis dark chocolate yang masih murni tanpa campuran pemanis atau bahan tambahan lainnya.

Cokelat terbuat dari biji pohon kakao yang menjadi salah satu sumber antioksidan terbaik di bumi. Bahkan sebuah penelitian menunjukan bahwa dark chocolate dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Berikut ini 7 manfaat dark chocolate lainnya seperti dirangkum melalui Healthline (25/6):

1. Sangat Bernutrisi

Dark chocolate atau cokelat hitam yang memiliki kandungan kakao yang banyak adalah jenis yang paling bernutrisi. Cokelat hitam ini juga mengandung serat larut dan banyak mineral.

Dalam 100 gram cokelat hitam dengan presentasi kakao 70-85% terdapat 11 gram serat, 67% zat besi, 58% magnesium, 89% tembaga, 98% mangan dan banyak mineral seperti potasium, fosfor, zinc serta selenium. Tetapi jumlah 100 gram ini menjadi jumlah yang tidak boleh dikonsumsi sekaligus dalam sehari karena mengandung kalori yang tinggi yaitu sebesar 600 kalori.

2. Sumber Antioksidan

Dark Chocolate with Chunks on Wood TableDark Chocolate Foto: Istock

Dalam sebuah uji kandungan antioksidan dalam makanan, kakao memiliki hasil yang sangat mengejutkan. Kakao mentah atau yang belum diproses memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan makanan lain terkait fungsi antioksidannya.

Dark chocolate atau cokelat hitam mengandung banyak komponen organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan. Bahkan dalam penelitian lainnya, kakao atau dark chocolate memiliki aktivitas antioksidan yang lebih aktif seperti polifenol dan flavonoid dibanding buah-buahan seperti blueberry dan acai berry.

Baca Juga: Awali Pagi dengan Secangkir Cokelat Hangat Kaya Manfaat

3. Meningkatkan Sirkulasi darah dan Menurunkan Tekanan Darah

Kandungan flavonoid dalam dark chocolate dapat menstimulasi endothelium atau lapisan arteri untuk memproduksi nitric oxide. Nitric oxide ini memiliki fungsi untuk mengirim sinyal kepada arteri agar rileks dan berdampak pada aliran darah yang lebih lancar serta tekanan darah yang lebih rendah.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi kakao dan dark chocolate dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, meskipun hasilnya cenderung masih rendah. Walaupun efeknya terbilang sedikit, tetapi secara statistik efeknya masih bisa dikatakan signifikan.

4. Mengendalikan Kolesterol

Konsumsi dark chocolate dapat meningkatkan beberapa faktor penting pada masalah jantung. Pada sebuah penelitian, kakao bubuk ditemukan secara signifikan dapat mengurangi oksidasi kolesterol buruk pada laki-laki.

Hal ini disebabkan adanya kandungan antioksidan yang hebat yang dapat melindungi lipoprotein melawan kerusakan oksidatif. Dark chocolate juga dapat mengurangi resisten insulin yang menjadi faktor umum penyebab penyakit jantung dan diabetes.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

pieces of dark chocolate stacked on grunge backgrounddark chocolate Foto: Thinkstock

Kandungan dalam dark chocolate muncul sebagai perlindungan yang tinggi terhadap oksidasi kolesterol buruk. Dalam jangka panjang, ini akan memengaruhi pengendalian kolesterol baik dan buruk di dalam tubuh.

Pada penelitian yang melibatkan 470 pria dewasa, kakao ditemukan dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung. Lainnya, ditemukan juga bahwa konsumsi dark chocolate lebih dari 5 kali per minggu dapat menurunkan risiko sakit jantung sebanyak 57%.

6. Melindungi Kesehatan Kulit

Kandungan bioaktif dalam cokelat juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit. Flavanol yang ada di dalamnya, mampu melindungi kulit dari kerusakan matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit serta meningkatkan kekencangan dan hidrasi kulit.

Hal ini dilihat berdasarkan dosis eremal minimal (MED) sebagai jumlah minimum sinar UVB yang dapat menyebabkan kemerahan di kulit setelah 24 jam. Dalam sebuah penelitian terhadap 30 partisipan, konsumsi coklat hitam tinggi flavonoid selama 12 minggu dapat meningkatkan MED lebih dari 2 kali lipat.

7. Meningkatkan Fungsi Otak

Chocolate background. Many pieces of chocolate, candies, cookies, biscuits, cakes and other sweets. Milk chocolate and dark chocolate. coconut candydark chocolate Foto: iStock

Sebuah penelitian terhadap paerisipan yang sehat menunjukkan bahwa konsumsi kakao yang tinggi flavonoid selama 5 hari dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Kakao secara signifikan juga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang tua dengan gangguan mental.

Cokelat juga dapat membantu kemampuan berbicara yang disebabkan oleh faktor dari beberapa penyakit. Kakao juga terbukti mengandung zat stimulan seperti kafein dan theobromine yang dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.

Baca Juga: Ini 6 Alasan Sehat untuk Konsumsi Cokelat Saat Sarapan



Simak Video "Lagi Flu? Perbanyak Makan Dark Chocolate"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com