Mengapa Telur Jadi Menu Sarapan Favorit di Dunia?

Odilia WS - detikFood Selasa, 06 Okt 2020 05:00 WIB
5 jenis telur goreng Foto: Recipes Hub
Jakarta -

Semua negara di dunia punya olahan telur enak buat sarapan. Tetapi mengapa telur jadi menu sarapan populer hingga kini?

Olahan telur apa yang jadi favorit sarapanmu? Telur goreng, omelet, telur rebus atau orak-arik telur? Rasa gurih creamy telur memang paling cocok dinikmati hangat sebagai makanan pertama di pagi hari.

Tetapi pertanyaan soal telur untuk sarapan tak bisa dilepaskan dari pertanyaan mengapa kita perlu sarapan. Sebenarnya makan pagi sudah dilakukan oleh bangsa Romawi kuno. Mereka selalu sarapan 'ientaculum' yang termasuk telur di dalamnya.

Pada tahun 1620 seorang penulis kesehatan dari Inggris, Tobias Venner menyarankan untuk menyantap telur saat sarapan. Sajiannya berupa poached egg yang dibumbui garam, merica dan cuka serta disajikan dengan roti dan mentega.

manfaat telurMengapa Telur Jadi Menu Sarapan Favorit di Dunia? Foto: iStock

Sementara Sir Digby, kanselir Ratu Henrietta Maria seperti ditulis dalam buku masak 'The Closet of Sir Kenelm Digby Knight Opened' yang diterbitkan 1669, ia juga memberi saran. Konsumsi 2 butir telur baru untuk sarapan dan ia menyarankan untuk dibuat poached egg.

Hal ini sebenarnya sesuai dengan kondisi pada masa itu. Para petani memelihara ayam sendiri di pekarangan mereka. Biasanya ayam bertelur di pagi hari. Mereka dengan mudah mengambil telur baru dan memasaknya sebagai menu sarapan.

Sarapan menjadi sangat penting bagi orang Inggris karena waktu makan malam mereka mundur hingga jam 5 sore. Karenanya mereka perlu makanan di pagi hari yaitu sarapan. Tetapi masa Revolusi Industri membuat kelas pekerja perlu sarapan banyak dan lengkap.

Orang kaya baru pada masa itulah yang menciptakan Full English Breakfast. Terdiri dari telur mata sapi, baked beans, roti panggang dan bacon serta tomat panggang. Menu klasik ini masih dinikmati orang Inggris hingga kini.

full english breakfastMengapa Telur Jadi Menu Sarapan Favorit di Dunia? Foto: iStock

Sejak saat itu telur populer di kalangan kelas pekerja di dunia. Kelompok ini memerlukan sarapan murah, mengenyangkan dan kaya nutrisi. Karena itu telur menjadi sangat populer sebagai bahan makanan yang memberi asupan nutrisi terbaik dan harganya terjangkau.

Terlepas dari sejarah panjang telur menjadi menu sarapan berbagai bangsa di dunia, telur ayam atau unggas memang mengandung nutrisi penting. Satu butir telur ayam besar mengandung 74 kalori, 4.97 g lemak, 0.38 g kolesterol protein 6.29 g, karbohidrat 0.38 mg dan juga mengandung sodium dan kalsium.

Kandungan nutrisi yang baik ini membuat telur jadi favorit mereka yang sedang menjalani diet. Selain memberi nutrisi telur juga membuat perut kenyang lebih lama. Apalagi jika ditambah dengan salad dan sayuran tumis.

Agar manfaat sarapan telur lebih maksimal, para ahli gizi menganjurkan untuk mengolah telur dengan cara lebih sehat. Seperti direbus, dibuat poached egg, omelet dan orak-arik. Pemakaian sedikit minyak dan mentega sangat dianjurkan.



Simak Video "Telur Asin Kini Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)