Makan Telur Mentah Bikin Pria Berotot dan Berstamina, Mitos atau Fakta?

Devi Setya - detikFood Rabu, 23 Sep 2020 06:00 WIB
Target Telur Mentah Foto: Istimewa
Jakarta -

Pro dan kontra konsumsi telur mentah masih terus berlanjut. Banyak yang menyebut kalau telur mentah bisa membentuk otot tubuh dan tambah stamina. Padahal telur mentah bisa mengandung bakteri berbahaya.

Telur memang salah satu sumber makanan yang banyak dikonsumsi. Berbagai olahan telur mulai dari direbus, digoreng hingga dijadikan campuran masakan terbilang umum jadi santapan harian. Tapi bagaimana dengan telur mentah?

Di Indonesia sendiri, telur mentah punya cukup banyak penggemar. Ada yang menyantapnya langsung, namun ada juga yang dijadikan campuran jamu atau minuman. Kabarnya, telur mentah ampuh membentuk otot tubuh, meningkatkan stamina hingga melancarkan persalinan. Padahal di lain sisi konsumsi telur mentah justru mengundang resiko kesehatan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut mitos dan fakta seputar konsumsi telur mentah.

1. Kandungan nutrisi telur mentah

Mitos dan Fakta Makan Telur MentahMitos dan Fakta Makan Telur Mentah Foto: Getty Images/iStockphoto/funduck

Secara alami, di dalam telur terkandung protein, vitamin hingga kalium. Banyak orang percaya kalau nutrisi dalam telur ini akan semakin optimal ketika dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Anggapan ini didasari oleh proses pemanasan telur akan mengurangi kadar nutrisinya. Proses pemanasan seperti menggoreng atau merebus telur yang terlalu lama akan membuat kandungan protein menurun, tapi jumlahnya tidak signifikan atau bahkan menghilangkan nutrisinya sama sekali.

Merujuk pada sebuah penelitian International Journal of Food Science and Nutrition tahun 2004 justru mengungkapkan kalau tubuh manusia justru lebih mampu menyerap lebih banyak protein dari telur yang sudah matang. Tubuh hanya bisa menyerap 50 persen protein pada telur mentah, sementara pada telur matang bisa menyerap 90 persen protein.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Telur Asin Kini Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]