30 Hari Hanya Minum Air Putih , Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh

30 Hari Hanya Minum Air Putih , Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 25 Feb 2026 07:00 WIB
Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?
Foto: Getty Images/KTStock
Jakarta -

Mengganti seluruh minuman harian dengan air putih selama satu bulan penuh mungkin terdengar sederhana, tetapi kebiasaan ini dapat membawa sejumlah perubahan pada tubuh.

Dalam keseharian, banyak orang terbiasa mengonsumsi kopi, minuman bersoda, hingga minuman beralkohol. Padahal, konsumsi air putih penting bagi kesehatan selama dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan.

Meski ada risiko seperti keracunan air jika dikonsumsi secara ekstrem, kondisi tersebut tergolong jarang terjadi dan umumnya baru muncul ketika seseorang minum air putih dalam jumlah sangat banyak. Lantas apa yang terjadi pada tubuh jika seseorang hanya minum air putih saja selama satu bulan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Ladbible (24/02/2026), salah satu dampak yang paling terasa ketika tubuh rajin minum air putih adalah penurunan berat badan. Air putih tidak mengandung kalori sehingga dapat menggantikan minuman tinggi gula dan kalori yang biasa dikonsumsi setiap hari.

Close-up shot of woman relaxing taking a break drinking water while using laptop sitting at home office.Minum air putih. Foto: Getty Images/Jajah-sireenut

Dalam periode 30 hari, pengurangan asupan kalori cair dari minuman manis dapat memberikan selisih signifikan. Sebuah studi terhadap lebih dari 18.000 orang dewasa menemukan bahwa mereka yang memilih air putih cenderung menghindari minuman berkalori dan memiliki pola makan yang lebih sehat, sehingga berkontribusi pada penurunan berat badan.

ADVERTISEMENT

Studi lain juga menunjukkan bahwa konsumsi air putih dapat meningkatkan laju metabolisme, membantu tubuh membakar energi lebih efisien alih-alih menyimpannya sebagai lemak.

Dari segi suasana hati, perubahan juga bisa terasa. Di awal-awal, tubuh mungkin kaget karena tidak lagi mendapat asupan kafein atau gula seperti biasanya, apalagi jika sebelumnya terbiasa minum kopi atau minuman manis setiap hari.

Rasa pusing ringan, lemas, atau mudah kesal bisa saja muncul ketika orang-orang hanya minum air putih. Namun, setelah beberapa waktu dan tubuh mulai beradaptasi, suasana hati biasanya jadi lebih stabil.

Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Minum air putih. Foto: Getty Images/KTStock

Situs Healthline menyebutkan bahwa mengurangi kafein dapat membantu kerja otak dalam jangka panjang. Selain itu, tanpa gula berlebih, tubuh juga terhindar dari lonjakan energi yang tiba-tiba lalu turun drastis, sehingga mood lebih seimbang sepanjang hari.

Tak hanya mood saja, air putih bisa membantu meningkatkan kualitas tidur seseorang. Tubuh yang terhidrasi dengan baik lebih mudah mengatur suhu dan beristirahat pada malam hari.


Perlu diingat bahwa jangan minum air putih berlebihan, karena konsumsi air berlebihan sebelum tidur dapat mengganggu istirahat akibat frekuensi buang air kecil yang meningkat. Sebaliknya, kekurangan cairan juga dapat menyebabkan rasa haus di malam hari. Jadi keseimbangan adalah hal yang perlu diperhatikan saat minum air putih di malam hari.

Selain itu, fokus dan konsentrasi dapat meningkat ketika orang mulai rajin minum air putih. Tanpa asupan gula dan kafein berlebih, otak tidak lagi mengalami fluktuasi energi yang tajam. Hidrasi yang cukup membantu menjaga keseimbangan kimia otak sehingga tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah lelah sepanjang hari.




(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads