22 Tahun Selalu Makan Junk Food, Wanita Ini Hampir Buta!

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 03 Okt 2019 17:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Terlalu banyak konsumsi makanan cepat saji berakibat buruk bagi kesehatan. Wanita ini, misalnya, hampir buta karena konsumsi makanan tersebut selama puluhan tahun.

Makanan cepat saji seperti nugget, pasta, fried chicken, dan kentang goreng juga disebut junk food. Hal ini karena makanan tersebut tidak memiliki nutrisi yang memadai. Bahkan disebut tinggi lemak dan kalori.

Mencium aroma junk food saja bisa membuat orang tergoda. Terlalu sering makan junk food juga bisa membuat seseorang ketagihan sama seperti efek pencandu narkoba. Wanita asal Inggris ini, misalnya, selama 22 tahun hanya mengonsumsi junk food.

22 Tahun Selalu Makan Junk Food, Wanita Ini Hampir Buta!Foto: Istimewa

Wanita bernama Jade Yougman (25) itu hampir mengalami kebutaan karena junk food yang selalu ia konsumsi sejak usia 3 tahun. Yougman tidak pernah sekalipun mengonsumsi sayuran dan buah-buahan melainkan hanya mengonsumsi pizza, pasta, kentang goreng, dan chicken nugget.

Youngman mengatakan pada Daily Mail (24/09), "Pada dasarnya, saya hanya memakan chicken nugget, pizza, pasta dengan keju dan chips, serta makanan olahan." Ia melanjutkan, "Saya tidak sarapan dan saat makan siang hanya akan memakan satu potong pizza dari Greggs dengan keju di atasnya."

22 Tahun Selalu Makan Junk Food, Wanita Ini Hampir Buta!Foto: iStock

Baca Juga: Cegah Makan Junk Food dengan Cium Aromanya Selama 2 Menit

Kebiasaan ini ia lakukan sepanjang hidupnya dikarenakan ia mengidap suatu kelainan makan yaitu Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID). Kelainan ini dikenal sebagai gangguan asupan makanan selektif. Kondisi ini melibatkan fobia makanan yang ekstrem hingga membuat penderitanya hanya mengonsumsi makanan yang "aman". Dalam hal ini makanan yang dimaksud adalah hambar, makanan olahan, dan yang rendah vitamin.

"Saya akan berikan deskripsi bagaimana rasanya jika seseorang menaruh sepiring buah atau sayuran di depan saya. Itu sama saja seperti menaruh sepiring kotoran anjing dan menyuruh saya untuk memakannya," ungkap Youngman.

Pakar kesehatan yang menangani kasus Youngman ini sudah berusaha memberikan pengobatan dan peringatan pada Youngman. Jika ia masih terus melakukan kebiasaannya memakan junk food dan memiliki pola makan tanpa mengonsumsi gizi seimbang (seperti memakan buah dan sayuran), ia akan mengalami kebutaan.

22 Tahun Selalu Makan Junk Food, Wanita Ini Hampir Buta!Foto: iStock

Kondisi itu disebut neuropati optik nutrisi. Umumnya terjadi di negara-negara berkembang karena pola makan yang 'miskin' gizi. Neuropati optik nutrisi utamanya dipicu kekurangan asam folat dan vitamin B yang berperan memperbaiki kesehatan sel.

Baca Juga: Ditambah Aroma Junk Food, Makanan Sehat Jadi Lebih Menarik Selera

Beruntung nasib Youngman masih bisa diselamatkan, karena sudah ada 2 remaja berasal dari Inggris yang mengalami kebutaan karena kasus yang serupa. Karena memakan junk food secara terus-menerus dapat dipastikan tidak sehat dan dapat menyebabkan sejumlah masalah.

22 Tahun Selalu Makan Junk Food, Wanita Ini Hampir Buta!Foto: iStock

Junk food atau makanan sampah yang berlebihan kita konsumsi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes pada orang-orang dari segala usia. Apalagi hanya memakan junk food selama diet, itu suatu kesalahan besar. Jika ingin diet konsumsilah makanan dengan gizi seimbang seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian dalam keseharian Anda.



Simak Video "Nikmatnya Shabu-Shabu khas Mongolia dengan Potongan Daging Domba"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)