Bubble Tea Kekinian

Disebut Sulit Dicerna, Ini Kata Pakar Soal Isu Bubble Tea

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 21 Jun 2019 12:50 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Banyak isu soal boba yang sulit dicerna, banyak orang ternyata yang takut minum bubble tea. Pakar kesehatan dan gizi pun berikan komentar.

Beberapa waktu lalu, ramai isu soal bubble tea. Seorang remaja di Provinsi Zhejiang, China alami gangguan pencernaan lantaran kerap mengonsumsi bubble tea.

Disebut Sulit Dicerna, Ini Kata Pakar Soal Isu Bubble TeaFoto: iStock

Dilansir dari World of Buzz (6/6), remaja berusia 14 tahun itu dilarikan ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit usai mengeluh sakit di bagian perut dan sulit untuk makan.

Baca juga: Sering Minum Bubble Tea, Puluhan Bola Tapioka Bersarang di Usus Remaja Ini

Setelah dilakukan CT Scan, pihak medis menemukan pearl bubble atau butiran tapioka di dalam ususnya terlebih di bagian dekat anus. Konon katanya, Pearl bubble yang ada tidak tercerna dengan sempurna oleh usus.

Menanggapi hal ini, detikFood menghubungi seorang pakar kesehatan. "Kadang-kadang, berita sensasional perlu ditelusuri dulu. Apakah ini orang punya "malabsorbsi" (istilah gangguan penyerapan) sebenarnya apakah sudah punya masalah terdahulu? Ada masalah enzim pencernaan, gangguan motilitas alat cerna atau dia punya masalah eating behavior," ujar Dr. Tan Shot Yen.

Ia juga menambahkan,"Sehingga kayak "kompulsif" cuma doyan yang itu-itu aja atau dia mengombinasikan si bubble dengan asupan lain yang menyebabkan malabsorbsi tersebut," tambahnya.

Dengan kata lain, adanya isu ini bukan serta merta karena konsumsi bubble tea, orang akan mengalami hal yang sama. Tentu setiap orang berbeda.

Disebut Sulit Dicerna, Ini Kata Pakar Soal Isu Bubble TeaFoto: iStock

"Sayangnya orang suka memilih sesuatu yang "kurang baik dan kurang sehat" karena belum pernah ngerasain yang "lebih sehat dan lebih berkelas," jelas Dr. Tan.

Sehingga alangkah baiknya jika minuman yang mengandung gula ini tidak dikonsumsi berlebihan. Pilihlah teh tanpa mencampurkan gula. "Cobalah nikmati teh dengan cara aslinya, tanpa tambahan bahan lain. Supaya mendapat antioksidan dan manfaat dari tehnya secara alami," saran Dr. Tan.

Baca juga: Sering Minum Bubble Tea Tubuh Jadi Kurang Sehat, Ini Alasannya! (lum/odi)