Rutin Sarapan Belum Tentu Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Sebabnya

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 01 Feb 2019 05:49 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Sarapan disebut-sebut dapat turunkan berat badan. Penelitian terbaru mengatakan ini belum tentu, tapi tak boleh juga dilewatkan.

Penelitian yang dipublikasikan di BMJ, mengatakan kalau sarapan tidak membantu orang untuk turunkan berat badan. Temuan memberitahu kalau asupan kalori lebih tinggi pada orang yang sarapan. Bahkan mereka mengatakan melewatkan sarapan pagi dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Rutin Sarapan Belum Tentu Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: Istock

Meski menggoda, jika tujuan Anda untuk menurunkan berat badan, kenyataannya adalah melewatkan sarapan secara teratur atau tidak makan apa pun di pagi hari bisa berbahaya. Tentu saja, para ahli menyarankan untuk menggunakan cara lain yang lebih aman untuk menurunkan berat badan.

Daripada memikirkan soal makan lebih sedikit dalam sehari untuk turunkan berat badan. Lebih baik pikirkan mengenai jumlah kalori yang dikonsumsi dibandingkan dengan apa yang Anda bakar.

Baca juga: Ini Dia Makanan Sarapan yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sarapan akan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Dengan alasan bisa kenyang lebih lama di siang hari dan menahan godaan ngemil.

Dikutip dalam Metro (31/01), studi baru belum benar-benar menghilangkan klaim ini. Tetapi mereka mengatakan bahwa hasil ini mungkin mencerminkan gaya hidup dan pilihan makanan yang lebih sehat. Mereka mengatakan bahwa jika Anda membuat pilihan makanan yang sehat maka sarapan tidak akan berdampak buruk pada berat badan.

Rutin Sarapan Belum Tentu Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?Foto: iStock

Melewatkan sarapan bisa membuat gula darah dalam tubuh menurun sehingga Anda akan merasa lelah dan lapar. Selain itu, ahli gizi juga mengatakan jika kita melewatkan satu dari tiga waktu makan setiap hari, tubuh bisa berpotensi kehilangan zat gizi penting yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

"Ketika kita melewatkan makan, tubuh kita akan melepaskan hormon stres kortisol yang tubuh tidak membutuhkannya dalam jumlah banyak. Seiring waktu, kadar hormon yang tinggi ini dapat menyebabkan penambahan berat badan, serta peradangan pada tubuh," jelas ahli gizi sekaligus pendiri perusahaan kesejahteraan karyawan Elevate, Ruth Tongue.

Alasan terpentingnya adalah orang yang melewatkan sarapan lebih mungkin untuk membuat pilihan makan yang kurang sehat dikemudian hari. Jadi mempertahankan berat badan yang sehat sangat penting untuk menghindari penyakit tertentu.

Kita membutuhkan makanan untuk bahan bakar tubuh kita, memberikan zat gizi dan energi vital untuk melakukan yang terbaik. Tetapi makanan juga bisa membuat tubuh menjadi sehat dan mencegah gangguan makanan serta hubungan negatif dengan makanan.

Baca juga: Lebih Cepat Turun Berat Badan Kalau Sarapan Makanan Ini (lus/odi)