Makan 40 Gram Keju Sehari Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung

Devi Setya Lestari - detikFood Senin, 04 Des 2017 14:08 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Serangan jantung jadi salah satu pembunuh pertama di dunia. Makan keju dalam porsi tertentu secara rutin ternyata bisa mencegah serangan jantung.

Dikabarkan Metro.uk (4/12) sebuah penelitian yang dilakukan oleh periset dari Universitas Soochow di China mengungkap orang yang makan keju sebanyak 40 gram dalam sehari akan terhindar dari serangan jantung. Berita ini bisa jadi kabar baik bagi pencinta keju.

Baca juga : Ini Saran Chef Memilih Keju yang Benar Agar Rasanya Maksimal

Makan 40 Gram Keju Sehari Bisa Turunkan Risiko Serangan JantungFoto: Istimewa

Keju termasuk makanan yang dianggap memiliki kontroversi. Banyak kandungan nutrisi yang ada di dalam keju namun beberapa orang menganggap keju sebagai sumber lemak yang menjadi musuh besar bagi mereka yang sedang diet. Padahal asal dikonsumsi dengan takaran yang benar keju bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Salah satu penelitian terbaru bahkan menemukan keju bisa menurunkan risiko serangan jantung hingga 14 persen. Tim peneliti dari China telah mengevaluasi 15 penelitian yang pernah dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat yang melibatkan 200 ribu koresponden.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan menyantap keju secara rutin setiap hari dapat mengurangi risiko stroke sebesar 10 persen. Alasannya karena meskipun keju mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi, kalsium dalam keju justru bisa jadi zat yang menghentikan proses penyerapannya.

Manfaat lain dari keju juga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Sementara kandungan asam dari keju juga terbukti membantu mencegah penyumbatan pembuluh arteri.

Para peneliti mengatakan efek baik ini bisa didapatkan jika seseorang mengonsumsi keju setidaknya 40 gram dalam sehari. Keju sebanyak 40 gram bukanlah jumlah yang sangat banyak, jika dikira-kira sebesar kotak korek api.

Makan 40 Gram Keju Sehari Bisa Turunkan Risiko Serangan JantungFoto: Thinkstock

Baca juga : Suka Keju? Ini 9 Keju Enak dan Terbaik yang Ada di Mancanegara (2)

Namun sayangnya para peneliti tidak benar-benar menguji dengan detail tentang perubahan pola diet pada responden. Jadi kemungkinan hasilnya bisa dipengaruhi oleh banyak hal misalnya ada peserta yang justru lebih sehat dengan menerapkan pola makan vegetarian.

Terlebih, sebagai makanan dengan banderol harga yang cukup tinggi, hanya golongan orang tertentu yang berkantung tebal yang mampu membeli keju.

Oia, menyantap keju tidak melulu dimakan langsung, Anda bisa menambahkan keju dalam salad, dibuat saus keju hingga kue bisa ditambahkan keju. Selain gurih enak juga berkhasiat.

(adr/odi)